Agar Kakak Tak Cemburu pada Adik Bayi

Punya anak lagi, berjuta rasanya. Kalau dulu hanya ada satu anak, sekarang ada dua. Cukup ngeri-ngeri sedap juga kalau jarak antara kakak dan adik tidak terlalu jauh. Peristiwa kakak cemburu pada adik, mungkin akan terjadi. Nah, bagaimana agar si kakak tidak cemburu ketika punya adik bayi, kini menjadi tantangan baru bagi Ibu dan Ayah.

Biasanya semua orang menyambut kelahiran si adik dengan gegap gempita. Adik jadi pusat perhatian. Jadi wajar saja kalau si kakak jadi cemburu. Cemburu si kakak terhadap si adik, mungkin tak bisa dihilangkan sama sekali. Namun bisa kok diminimalisasi. Begini caranya:

1. Ajak dalam proses mempersiapkan kelahiran adik
Saat adik belum lahir, ajak kakak dalam berbagai aktivitas mempersiapkan keperluan adik yang akan lahir. Belanja pakaian bayi, menyiapkan kamar bayi dan dengarkan usulan nama adiknya dari dia. Ini akan menumbuhkan perasaan sayang dari si kakak dan kakak akan merasa memiliki. Saat adik lahir, kakak akan menjadi sosok yang siap melindungi adiknya.

2. Libatkan mengurus bayi
Saat adik lahir, libatkan kakak dalam mengurus adik. Biarkan dia membantu hal-hal kecil yang bisa dilakukannya. Mengambilkan tisu, bantal atau apapun yang tidak membahayakannya. Dengan demikian kakak akan merasa berguna selain membangun rasa tanggungjawab seorang kakak.

3. Beri pemahaman bagaimana mengurus kakak dulu
Ceritakan bagaimana dulu ibu dan ayah mengurusnya. Hal yang sama sekarang dilakukan kepada adiknya. Katakan bahwa bayi yang baru lahir masih sangat kemah, tidak sekuat kakak. Kakak akan lebih paham dan tidak gampang cemburu kalau ibu dan ayah mencurahkan perhatian yang besar pada adik.

4. Jangan banding-bandingkan
Jangan sekalipun membanding-bandingkan antara si adik dan si kakak. Apalagi bila ada ungkapan yang mengecilkan si kakak. Itu benar-benar terlarang.

5. Maksimalkan peran ayah
Ayah harus lebih maksimal berperan untuk urusan domestic keluarga ketika si adik lahir. Tujuannya agar ibu juga tetap bisa memberi perhatian kepada si kakak. Nah ketika ibu mengurus adik, gantian ayah yang mencurahkan perhatian kepada kakak.

6. Buktikan bahwa Ibu dan Ayah tetap menyayanginya

Ketika kakak melakukan kesalahan yang efeknya pada adik, jangan dimarahi atau beri hukuman. Tetap tenang dan pahamkan dengan kasih sayang.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!