Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Banyak Direkomendasikan, Tapi Madu Tak Baik untuk MPASI

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Beri ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan. Setelah itu lalu tetap beri bayi ASI, dengan tambahan makanan pendamping. Pemberian MPASI Berbagai resep MPASI ditawarkan. Salah satu bahan makanan pendamping yang banyak direkomendasikan adalah madu. Namun tahukah Ibu, madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sebagai MPASI.

Berdasarkan panduan dari Unicef.org, pada usia 6-9 tahun, bayi bisa diberikan makanan apapun sebagai MPASI, kecuali madu. Madu baru bisa diberikan ketika bayi telah genap berusia 1 tahun. Madu tidak disarankan diberikan kepada bayi yang belum genap satu tahun, karena biasanya mengandung bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini akan melepaskan racun ketika dalam kondisi kekurangan oksigen, seperti saat berada di dalam kaleng tertutup, dalam botol atau di dalam tubuh manusia.

Mengapa anak yang genap satu tahun sudah boleh mengonsumsi madu? Karena anak di atas 1 tahun sudah membangun kekebalan tubuhnya dengan baik. Sehingga bakteri yang mungkin ada dalam madu tidak akan memberikan pengaruh.  Bakteri Clostridium botulinum ini akan melepaskan racun bila berada di tempat-tempat yang kurang oksigen seperti kaleng yang tertutup, botol ataupun di saat berada di dalam tubuh manusia.

Bila si kecil yang belum berusia satu tahun diberikan madu, dia bisa mengalami botulisme. Botulisme adalah keracunan serius yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Keracunan bakteri ini mengakibatkan fungsi syaraf terganggu. Gejala botulisme pada bayi bisa dari yang ringan seperti sekadar perut kembung hingga yang berat yaitu melemahnya otot-otot tubuh sampai terjadi kelumpuhan. Oleh karena itu sebaiknya Ibu hati-hati saat memberikan MPASI. Tunda memberikan madu kepada si kecil hingga usianya satu tahun. Madu akan bagus bila diberikan kepada bayi yang berusia di atas  satu tahun, di mana  bayi sudah terbangun dengan baik.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Bayi

  • Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Beberapa bayi mungkin juga bisa mengalami masalah bau kaki, terutama bila si kecil memiliki bakat hiperhidrosis, atau mudah sekali berkeringat. Masalah ini tak urung bisa membuat ayah-ibu bingung. Bil...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Tubuh bayi pada umumnya memiliki aroma khas yang biasanya banyak disukai ayah-ibu,  sekalipun si kecil ini belum dimandikan. Namun ketika tercium bau yang tidak sedap pada kaki bayi, pastinya aya...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Saat mendengar kabar tentang kelahiran buah hati saudara, kerabat, tetangga, atau sahabat, tentunya kita pun akan turut merasakan kebahagiaan mereka ya, Ayah-Ibu? Kita juga akan sangat antusias berkun...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Warna kulit bayi rata-rata tidak jauh berbeda dengan warna kulit orangtuanya. Bila kulit orangtua bayi, baik keduanya ataupun hanya salah satunya, ayah atau ibu, berkulit putih atau cerah, biasanya ba...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 27, 2021
  • Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Scabies atau penyakit kulit yang dikenal dengan istilah kudis atau gudik, bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Memang tidak berbahaya, tapi bila tidak segera diobati tentu saja akan sangat m...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 20, 2021

Artikel Populer