Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Bayi Mendengkur Saat Tidur, Normalkah?

Bayi baru lahir memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah dan rentan terkena gangguan kesehatan. Perawatan dan perhatian ekstra pun dibutuhkan agar kesehatan dan pertumbuhan bayi maksimal. Pada orangtua baru, kondisi bayi yang dirasa tidak normal pasti akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Salah satunya masalah tidur. Sering dijumpai, bayi mengeluarkan suara seperti mendengkur saat tidur. Apakah hal itu sesuatu yang normal?

Bayi yang lahir dengan usia kehamilan cukup umur memiliki organ tubuh yang telah dapat berfungsi dengan baik, termasuk fungsi pernapasan dan pencernaannya. Bayi sudah segera bisa bernapas sendiri dengan paru-parunya begitu dilahirkan ke dunia. Meski demikian, sistem pernapasan bayi baru lahir tentu belum sematang pada bayi yang lebih tua atau bahkan orang dewasa. Tak perlu panik saat menjumpai bayi Anda mengeluarkan suara seperti mendengkur saat tidur. Menurut para ahli tumbuh kembang anak, hal itu termasuk normal terjadi.

Suara dengkuran halus saat tidur pada bayi bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama, akibat bunyi dari gas di dalam perut yang bayi hirup ketika menyusu. Aktivitas menyusu dapat menimbulkan gas dan tekanan di perut bayi. Karena bayi masih belum tahu bagaimana cara mengeluarkan gas tersebut,  maka gas ini disalurkan melalui dengkuran saat tidur. Selain itu, suara dengkuran halus pada bayi yang sedang tidur juga dapat disebabkan karena saluran pernapasan bayi yang kecil sehingga suara napasnya terdengar sangat jelas. Dengkuran halus saat tidur pada bayi dapat menghilang seiring bertambahnya usia. Saluran pernapasan yang makin matang, juga bayi yang mulai belajar untuk bersendawa.

Lepas dari fakta bahwa bayi tidur mendengkur adalah suatu yang normal, orangtua juga tetap harus memperhatikan kebiasaan tersebut. Mendengkur bisa jadi bukan sesuatu yang normal jika dialami oleh bayi berusia enam bulan ke atas. Mendengkur saat tidur bisa jadi merupakan tanda masalah kesehatan seperti asma, sepsis, bahkan gagal jantung. Untuk itu, perhatikan kemungkinan adanya tanda-tanda gangguan pernapasan lainnya seperti perubahan warna lidah dan kulit membiru, penurunan berat badan, demam, atau sulit bernapas. Jika bayi Anda mengalami hal tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Bayi

  • Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Beberapa bayi mungkin juga bisa mengalami masalah bau kaki, terutama bila si kecil memiliki bakat hiperhidrosis, atau mudah sekali berkeringat. Masalah ini tak urung bisa membuat ayah-ibu bingung. Bil...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Tubuh bayi pada umumnya memiliki aroma khas yang biasanya banyak disukai ayah-ibu,  sekalipun si kecil ini belum dimandikan. Namun ketika tercium bau yang tidak sedap pada kaki bayi, pastinya aya...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Saat mendengar kabar tentang kelahiran buah hati saudara, kerabat, tetangga, atau sahabat, tentunya kita pun akan turut merasakan kebahagiaan mereka ya, Ayah-Ibu? Kita juga akan sangat antusias berkun...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Warna kulit bayi rata-rata tidak jauh berbeda dengan warna kulit orangtuanya. Bila kulit orangtua bayi, baik keduanya ataupun hanya salah satunya, ayah atau ibu, berkulit putih atau cerah, biasanya ba...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 27, 2021
  • Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Scabies atau penyakit kulit yang dikenal dengan istilah kudis atau gudik, bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Memang tidak berbahaya, tapi bila tidak segera diobati tentu saja akan sangat m...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 20, 2021

Artikel Populer