Berbagai Stimuli Ini Membuat Bayi Bisa Segera Berjalan

Mengamati dan mengikuti perkembangan si kecil merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi kedua orangtua. Namun ada kalanya bikin deg-degan juga, terutama jika di salah satu fase perkembangannya, anak mengalami keterlambatan. Salah satu fase perkembangan bayi yang sangat dinanti adalah berjalan. Dari bayi yang hanya bisa berguling, lantas merangkak, berdiri, lalu melangkah dan berjalan, tentu membawa kebahagiaan bagi para orangtua. Di umur berapa normalnya bayi bisa berjalan?

Menurut para ahli tumbuh kembang anak, bayi bisa melakukan langkah pertamanya rata-rata di usia antara 9-12 bulan. Kemudian si kecil akan mulai bisa melangkah saat memasuki usia 14-15 bulan. Meski demikian, usia tersebut tidak bisa dijadikan patokan baku. Sebab pada sebagian bayi, mereka baru bisa berjalan ketika menginjak usia 16 atau 17 bulan, bahkan 18 bulan. Orangtua perlu waspada dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli tumbuh kembang, jika bayi belum juga bisa berjalan setelah usia 18 bulan.

Perkembangan bayi tak lepas dari rangsangan atau stimuli yang ia dapat dari lingkungan sekitarnya. Demikian juga dengan kemampuan berjalan. Si kecil harus distimuli atau dilatih untuk mampu berdiri, melangkah hingga akhirnya mampu berjalan. Untuk melatih bayi berjalan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  •  Sering-seringlah membuat bayi dalam posisi berdiri. Dengan berdiri ia akan melatih keseimbangan dan memunculkan refleks untuk menggerakkan kaki untuk melangkah.
  • Saat si kecil berdiri, ajak ia untuk melakukan aktivitas menyenangkan, misal bernyanyi sambil pertepuk tangan.
  • Anda juga bisa memancing si kecil untuk mengambil benda atau mainan yang berjarak darinya. Ini akan mendorong bayi untuk melangkah. Berikan apresiasi jika si kecil mampu melakukannya, meski hanya satu dua langkah.
  • Biarkan anak berdiri dengan berpegangan pada objek sejajar dengannya, seperti kursi atau meja.
  • Menitah bayi untuk belajar berjalan. Menitah bisa Anda lalukan sendiri atau dengan bantuan alat khusus belajar jalan yang diperuntukkan bagi bayi.

Nah, jika hal-hal tersebut sudah Anda lakukan, namun bayi tetap kesulitan, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh dan menemukan solusi untuk mengatasinya.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!