Bolehkah Anak Dipakaikan Perhiasan?

Ada sejumlah orangtua yang memakaikan perhiasan seperti gelang, kalung dan yang lain-lainnya pada anak-anaknya sejak masih kecil bahkan bayi. Sejumlah alasan mendasari hal itu. Namun orangtua sebaiknya mempertimbangkan baik-baik sebelum memakaikan anak-anak perhiasan. Perhatikan hal-hal berikut sebelum memakaikan anak perhiasan:

  • Keamanan
    Orangtua mungkin merasa bangga memakaikan anak-anaknya perhiasan. Namun ketika anak dipakaikan perhiasan apalagiĀ  berharga, berarti orangtua sudah siap dengan risiko keamanan yang mungkin terjadi. Perhiasan berharga akan menarik mata orang yang berniat jahat.
  • Bahan perhiasan
    Perhatikan bahan yang digunakan untuk membuat perhiasan. Apakah bahan dasar perhiasan itu memicu alergi pada anak-anak? Pada umumnya emas memang paling ideal dan tak akan menyebabkan alergi pada kulit anak. Namun ada juga anak yang tidak memiliki keluhan saat mengenakan perhiasan imitasi. Alergi biasanya ditandai dengan kulit yang menjadi kemerahan, bintik-bintik merah hingga terbentuk lenting berisi air akibat iritasi terhadap bahan yang digunakan untuk membuat perhiasan yang dikenakan anak.
  • Model perhiasan
    Sebelum memakaikan perhiasan untuk anak, perhatikan modelnya. Model perhiasan buat anak yang paling ideal adalah yang modelnya sederhana. Jangan pilih model yang rumit yang berpotensi melukai anak. Jangan pula memakaikan perhiasan yang menjuntai. Jangan sampai terjadi bayi tercekik kalung yang dipakainya.

Sejumlah hal di atas sebaiknya dipertimbangkan sebelum memakaikan perhiasan pada anak. Namun sebenarnya memakaian perhiasan pada anak tidak direkomendasikan. Memakaikan perhiasan pada anak, memang tidak ada larangan resmi, tapi sedapat mungkin dihindari.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!