Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Hipertensi pada Anak, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekanan darah tinggi atau hipertensi umum diketahui sering menyerang orang dewasa atau lanjut usia. Hampir semua orang dapat mengalami tekanan darah tinggi, terutama orang dewasa dengan gaya hidup tak sehat. Tapi siapa nyana, hipertensi ternyata juga bisa menimpa anak-anak lho. Seperti halnya pada orang dewasa, hipertensi pada anak-anak juga harus ditangani secara serius. Para orangtua juga perlu tahu penyebab dan cara mengatasi hipertensi pada anak. 

Hipertensi merupakan kondisi di mana darah yang dipompa memiliki tekanan yang terlalu kuat ke pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan organ tubuh lain. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab hipertensi pada anak. Di antaranya adalah penyakit bawaan lahir. Hipertensi pada usia kanak-kanak kebanyakan disebabkan oleh beragam kondisi kesehatan lain seperti penyakit jantung bawaan, penyakit ginjal, gangguan hormonal, maupun kelainan genetik.

Terlalu banyak makan, terutama makanan yang mengandung gula bisa menjadi salah satu penyebab utama kelebihan berat badan dan obesitas pada anak, yang kemudian menyulut hipertensi. Hipertensi yang dipicu oleh obesitas lebih sering dialami anak usia 7 tahun ke atas. Gaya hidup statis atau kurang gerak juga dapat menjadi pemicu hipertensi pada anak. Karena itu, jangan biarkan anak terlalu banyak duduk diam misalnya karena menonton TV, bermain game di PC ataupun telepon genggam.

Hipertensi juga lebih sering dialami oleh anak-anak dari keluarga dengan riwayat hipertensi, Diabetes tipe 2 atau kolesterol tinggi. Anak laki-laki, perokok pasif, memiliki gangguan tidur, dan sedang menjalani pengobatan tertentu, juga lebih berisiko mengalami hipertensi. Tegak diagnosis hipertensi pada anak tentu hanya bisa dilakukan setelah dokter melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan meneliti riwayat kesehatan anak dan keluarga inti. Orangtua disarankan melakukan pemeriksaan tekanan darah sejak anak berusia 3 tahun. Perlu diketahui, hipertensi sering kali tidak didahului gejala apapun. Namun, kondisi hipertensi yang tergolong serius dan perlu segera penanganan dokter dapat dikenali dari gejala sakit kepala, muntah, jantung berdebar, sesak napas, kejang, atau nyeri dada. Bila si kecil mengalami keluhan ini, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara seksama.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Bayi

  • Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Tips Aman Hilangkan Bau Kaki pada Bayi

    Beberapa bayi mungkin juga bisa mengalami masalah bau kaki, terutama bila si kecil memiliki bakat hiperhidrosis, atau mudah sekali berkeringat. Masalah ini tak urung bisa membuat ayah-ibu bingung. Bil...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Normalkah Bau Tak Sedap pada Kaki Bayi?

    Tubuh bayi pada umumnya memiliki aroma khas yang biasanya banyak disukai ayah-ibu,  sekalipun si kecil ini belum dimandikan. Namun ketika tercium bau yang tidak sedap pada kaki bayi, pastinya aya...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Hati-hati Menjenguk Bayi Baru Lahir saat Pandemi, Ini etikanya

    Saat mendengar kabar tentang kelahiran buah hati saudara, kerabat, tetangga, atau sahabat, tentunya kita pun akan turut merasakan kebahagiaan mereka ya, Ayah-Ibu? Kita juga akan sangat antusias berkun...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 1, 2021
  • Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Ini Lho Faktor yang Mempengaruhi Warna Kulit si Kecil

    Warna kulit bayi rata-rata tidak jauh berbeda dengan warna kulit orangtuanya. Bila kulit orangtua bayi, baik keduanya ataupun hanya salah satunya, ayah atau ibu, berkulit putih atau cerah, biasanya ba...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 27, 2021
  • Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Gudik

    Scabies atau penyakit kulit yang dikenal dengan istilah kudis atau gudik, bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Memang tidak berbahaya, tapi bila tidak segera diobati tentu saja akan sangat m...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 20, 2021

Artikel Populer