Panduan Pengasuhan Bayi di Rumah untuk Mencegah Penularan Covid-19

Musim pandemi Covid-19 ini mengharuskan kita waspada setiap saat terhadap ancaman penularan infeksi virus corona, dengan cara selalu menjaga diri dan kesehatan. Khusus bagi Ayah-Ibu yang saat ini baru memiliki bayi, tentu saja harus memberikan perlindungan ekstra untuk buah hatinya agar tidak sampai terpapar virus corona. Hal itu karena bayi, terutama yang berusia di bawah 1 tahun, belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang memadai sehingga ia sangat rentan tertular berbagai penyakit, termasuk terinfeksi virus tersebut.  

Berdasarkan data kasus bayi positif covid yang banyak ditemukan beberapa waktu terakhir ini, diketahui bahwa bayi bisa tertular virus corona selama proses persalinan atau terpapar dari orang yang mengasuhnya. Sehingga dalam pengasuhan bayi di rumah pun seharusnya diterapkan protokol kesehatan demi mencegah bayi terinfeksi.

Mengutip dari situs covid19.go.id, berikut beberapa panduan pengasuhan bayi di rumah untuk pencegahan penularan virus corona: 

  • Batasi jumlah pengasuh
    Selain ayah atau ibu, batasi jumlah orang yang bertugas mengasuh langsung bayi di rumah. Anggota keluarga yang lain sebaiknya menjaga jarak dengan bayi. Jangan sembarangan menyerahkan bayi kepada orang lain terutama jika orang tersebut belum melaksanakan protokol kesehatan.
  • Kebersihan pengasuh
    Orang tua atau pengasuh bayi harus selalu menjaga kebersihan diri. Setelah bepergian, sebaiknya segera mandi, mencuci rambut, dan berganti pakaian sebelum memegang atau menggendong bayi. Rutinlah mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar, baik sebelum maupun sesudah memegang bayi.
  • Di rumah saja
    Jaga kesehatan bayi dengan di rumah saja. Hindari mengajak bayi ke luar rumah kecuali untuk keperluan ke fasilitas kesehatan. Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker saat menggendong bayi, termasuk ketika ibu menyusui bayi. Gunakan peralatan bayi seperti alat makan dan alat mandi, secara khusus, dan cuci peralatan tersebut secara rutin. 
  • Berikan makanan bergizi
    Selain air susu ibu (ASI), berikan makanan pendamping ASI (Mpasi) yang bergizi seimbang kepada bayi berusia 6 bulan lebih. Berikan pula stimulasi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Jangan lupa untuk mematuhi jadwal imunisasi bayi dengan mengacu pada buku kesehatan ibu dan anak (KIA).
  • Tunda ke fasilitas kesehatan
    Ayah-Ibu bisa menunda membawa bayi ke fasilitas kesehatan kecuali jika dalam kondisi darurat dan mendesak terkait kesehatan si kecil. Jika tiba jadwal imunisasi bayi, sebaiknya buatlah janji temu dengan dokter atau bidan untuk memberikan imunisasi tersebut.
Suka artikel ini? Ayo bagikan!