Payudara Besar dan Puting Datar Bukan Halangan Menyusui

Ibu-ibu yang memiliki payudara besar dan puting yang datar, pada umumnya khawatir tidak bisa menyusui bayinya. Padahal sebenarnya semua bentuk payudara dan puting bisa dikondisikan sedemikian rupa agar bayi tetap bisa mendapatkan haknya mengonsumsi air susu ibu—nutrisi paling baik dan ideal bagi bayi.

Sedangkan rasa khawatir yang dialami Ibu, justru bisa mempengaruhi proses menyusui di awal kehamilan. Jadi ibu-ibu sebaiknya menghindari kekhawatiran-kekhawatiran, agar proses menyusui bisa berjalan lebih maksimal. Alih-alih larut dalam kekhawatiran, teruslah berjuang dengan mencoba berbagai macam gaya dan posisi menyusui. Ingat bahwa bayi Anda sangat membutuhkan nutrisi yang ada dalam payudara Anda.

Kuncinya adalah sabar, jangan bosan dan putus asa. Bagi ibu-ibu yang mempunyai payudara besar, posisi menyangga payudara dapat dicoba. Gunakan bantal untuk membantu menjaga posisi tubuh. Perhatikan selalu posisi hidung bayi agar tidak tertutup oleh bagian payudara Anda.

Sedangkan kondisi puting yang datar sesungguhnya bukan masalah saat menyusui. Oleh karena saat menyusu, bayi  tidak hanya akan menghisap puting namun juga areola, lingkaran di sekitar putting. Solusinya, sebelum menyusui, tekan areola dengan lembut untuk mengeluarkan puting. Bila cara ini tidak berhasil, Ibu bisa memanfaatkan alat penarik puting atau nipple puller yang dijual di toko peralatan bayi.

Di atas semua persoalan teknis menyusui akibat bentuk payudara ibu yang besar ataupun putting yang datar, sebenarnya bayi juga mempunyai naluri tersendiri. Naluri ini memungkinkan bagi bayi untuk bisa menyesuaikan diri dengan bentuk payudara ibunya. Seiring dengan kesabaran dan semangat Ibu untuk memberikan yang terbaik bagi si kecil, bayi pun akan mendukung dengan menjadi bayi yang pintar menyusu dalam kondisi apapun.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!