Penyebab dan Cara Mengatasi Biduran pada Anak

Biduran atau urtikaria pada anak adalah masalah yang sebenarnya tidak berbahaya, namun sangat mengganggu. Biduran muncul dipicu karena tingginya histamin dan senyawa kimia lainnya yang dilepaskan oleh lapisan bawah kulit.  Akibatnya tubuh jadi bentol-bentol, ruam, terasa panas dan amat sangat gatal. Biasanya siapapun yang terkena biduran tidak akan tahan untuk tidak menggaruk bagian kulit yang gatal. Padahal kalau digaruk kulit bisa lecet dan perih.

Biduran bisa muncul selama beberapa jam saja lalu hilang dengan sendirinya. Namun bisa juga berlangsung beberapa hari bahkan lebih dari itu tergantung penyebabnya. Mengapa anak bisa mengalami biduran? Ini dia beberapa yang bisa menyebabkan anak biduran:

  • Alergi
  • Digigit serangga
  • Efek obat-obatan
  • Udara ekstrem (gerah/dingin)
  • Terkena infeksi

Ketika si kecil terkena biduran, yang harus dilakukan adalah menghindarkannya menggaruk kulit yang gatal. Jangan sampai lecet. Untuk mengurangi gatalnya, bagian tubuh yang biduran bisa dikasih bedak antihistamin atau minyak telon, bisa juga kayu putih kalau si kecil sudah agak besar.

Saat si kecil biduran, hindari dulu pemakaian sabun mandi yang mengandung bahan kimia keras. Pakaikan dia pakaian yang berbahan dingin dan longgar agar tidak kegerahan. Sebab kegerahan juga bisa memicu biduran. Biduran biasanya akan reda dengan sendirinya dalam satu atau dua hari. Namun bila lebih dari dua hari ternyata biduran tidak kunjung sembuh, apalagi bila disertai gejala lain seperti sesak napas, pusing atau tenggorokan sakit, maka waktunya mengunjungi dokter Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!