Sebelum Kasih MPASI, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini

Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan sangat dianjurkan, termasuk oleh World Health Organization (WHO). Setelah itu, bayi dapat terus diberi ASI dengan ditambah makanan pendamping ASI atau disingkat MPASI. Namun sebelum Ibu memberikan MPASi kepada bayi tersayang, hendaknya perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Tunda berikan telur

Telur bisa memicu alergi pada bayi. Sebaiknya jangan langsung diberikan begitu bayi lulus ASI eksklusif 6 bulan. Tunggu ketika kekebalan tubuhnya sudah lebih kuat, sekitar usia 9 bulan. Khusus untuk putih telur, berikan setelah bayi berumur 1 tahun.

  • Tunda berikan ikan

Sebagaimana telur, ikan juga bisa memicu alergi pada bayi. Jadi tunggu sampai kekebalan tubuh si kecil lebih sempurna lagi. Ikan bisa mulai diberikan ketika bayi berusia 9 bulan.

  • Jangan berikan sayuran dengan tekstur kasar

Sayur sangat baik bagi bayi. Namun pilihlah sayuran yang lembut teksturnya. Jangan dulu berikan yang bertekstur kasar seperti kacang panjang dan kangkung. Sayuran bertekstur kasar bisa diberikan ketika bayi berusia di atas satu tahun.

  • Jangan tambahkan penyedap rasa

Penyedap rasa sangat tidak disarankan untuk bayi. Hindari menambahkan penyedap rasa. Biarkan makanan pendamping ASI memiliki rasa asli dari campuran bahan yang ada. Jangan khawatir, biasanya bayi akan suka kok.

  • Jangan tambahkan garam

Garam juga tidak disarankan untuk bayi yang baru saja lepas dari ASI eksklusif. Sekalipun tidak dikasih garam, makanan bayi dari aneka campuran bahan makanan tetap berasa kok. Pemberian garam dalam jumlah yang tidak berlebihan bisa diberikan saat bayi sudah berusia 1 tahun.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!