Tahapan Kemampuan Menggenggam pada Bayi

Bayi, saat lahir begitu mungil dan lemah. Namun perlahan-lahan dia akan tumbuh dan secara bertahap memiliki aneka kemampuan termasuk menggenggam. Kemampuan menggenggam akan menjadi pintu masuk bagi bayi untuk menikmati hidup yang lebih dinamis dan asyik. Dengan memiliki kemampuan menggenggam, bayi pun akhirnya akan mampu melakukan beraneka kegiatan lainnya seperti bersalaman dengan erat, makan sendiri, minum sendiri dan juga memegang alat tulis.

Jadi bersiaplah ketika bayi mempunyai kemampuan menggenggam, bisa jadi dia akan memenuhi rumah dengan coretan di mana-mana. Di lantai, di tembok, di almari. Bagi sebagian orangtua, ini mungkin bencana. Rumah jadi tak enak dipandang. Padahal anggaran mengecat rumah belum tersedia. Sementara bagi bayi, ini adalah kesempatan mengekspresikan diri dan memamerkan kemampuannya menggenggam. Jadi sabar ya Bu, kalau si kecil suka corat-coret. Tetap apresiasi dan sediakan media yang tepat baginya seperti papan tulis atau kertas.

Adapun tahapan kemampuan menggenggam yang dimiliki bayi secara umum adalah:

  • Pada usia 0-3 Bulan, bayi mulai mempunyai refleks untuk mengatupkan jari-jarinya ketika orangtua meletakkan satu jari di telapak tangannya. Jadi untuk melatih refleks dan mendorong kemampuannya menggenggam, berilah stimuli dengan sering-sering meletakkan satu jari Anda ke telapak tangan bayi.
  • Pada usia 3-4 bulan, penglihatan bayi sudah semakin sempurna. Dia mulai mempunyai kemampuan koordinasi yang baik antara mata dan tangan. Dia mulai memiliki ketertarikan tertentu terhadap benda-benda di hadapannya sehingga berusaha menggapainya. Dia akan memilih yang disukainya dan menyingkirkan yang lainnya. Namun dia baru mampu menggenggam benda yang ukurannya relatif besar.
  • Pada usia 4-9 bulan, bayi mulai bisa menggenggam benda-benda yang berukuran kecil. Inilah tahap di mana orangtua mesti berhati-hati. Karena secara naluriah dia akan memasukkan apapun ke dalam mulutnya. 
  • Usia 9-12 bulan, kemampuan menggenggam sudah semakin baik. Dia bisa mengambil benda-benda yang disukainya dengan mudah. Dia juga mampu memegang sendok garpu dan alat tulis. Nah, ini saatnya Ibu mulai mengkondisikan bayi untuk belajar makan sendiri. Dia pun akan gemar mencorat-coret. Rumah akan menjadi sedikit berantakan. Tapi tidak apa, itu tandanya anak Ibu normal!
Suka artikel ini? Ayo bagikan!