Tips Mengajarkan Bayi Berenang

Mengajarkan bayi berenang banyak manfaatnya. Selain baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang, berenang juga bisa membangun rasa percaya diri dan membentuk kepribadian si kecil. Namun ada berbagai hal yang perlu diperhatikan orangtua ketika mengajari bayi berenang, agar tetap aman dan nyaman. 

Klub renang biasanya menjadi pilihan orangtua untuk mengajari anak-anak maupun bayi mereka. Tapi bagaimanapun sedapat mungkin orangtua sebaiknya terlibat dalam pelajaran berenang bagi bayi. Berikut beberapa tips mengajari bayi berenang:

  • Biasakan bayi dengan air

Sebenarnya tidak ada batasan kapan harus mulai mengajari bayi berenang. Tapi kelas berenang untuk bayi di sejumlah klub renang rata-rata dimulai saat bayi berumur 6 bulan. Ada beberapa tahap mengajari bayi berdasarkan usianya. Namun sebelum mengajaknya berenang di kolam renang, biasakan bayi Anda terlebih dulu dengan air. Hal ini bisa dilakukan di bak mandi atau kolam karet. Baby spa yang menyediakan fasilitas baby swimming juga bisa menjadi pilihan. Tunggu sampai bayi Anda percaya diri di dalam air sebelum mengajaknya pergi ke kolam renang. 

  • Siapkan berbagai keperluan bayi untuk berenang

Menyiapkan pakaian renang bayi atau popok renang sekali pakai sangat penting ketika mulai mengajarinya berenang. Siapkan pula cadangannya. Hindari pelampung karena cenderung justru bisa menyulitkan bayi mengendalikan gerakannya sendiri. Jangan lupa handuk, pakaian ganti, perlengkapan mandi, matras ganti, hingga botol susu dan MPASI (jika bayi sudah berusia 6 bulan ke atas) atau cemilan untuk sesudahnya. Jika berenang di kolam renang terbuka, pastikan bayi Anda terlindung dari sinar matahari dengan pakaian yang menghalangj sinar ultraviolet.

  • Pemberian asupan makanan sebelum berenang

Idealnya, memberi susu kepada bayi dilakukan setidaknya 30 menit sebelum mengajaknya masuk ke kolam renang. Atau bagi yang sudah mulai MPASI atau makan, diberikan setidaknya 1 jam sebelum berenang.

  • Pilih kolam renang yang airnya hangat

Terutama untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, setidaknya suhu air dalam kolam renang sekitar 32° C. Bila perlu pilih kolam renang yang menyediakan kolam khusus bayi. Perhatikan pula kondisi kebersihan kolam renangnya.

  • Perhatikan posisi

Perenang Olympic asal Amerika Serikat, Rebecca Adlington, menjelaskan teknik membawa bayi masuk ke kolam renang. Ketika Anda menuruni tangga kolam renang, pegang bayi dalam posisi duduk dengan dadanya menempel di dada Anda. Pegang pantatnya dengan satu tangan. Anda bisa melakukan kontak mata dengan bayi Anda dan tersenyum padanya agar dia merasakan semua baik-baik saja. Untuk memulainya, jagalah bayi Anda di punggungnya dalam posisi terlentang karena itulah cara dia mandi, sehingga kolam akan terasa seperti lingkungan yang serupa. Pastikan kepala bayi Anda didukung lengan Anda dan dorong punggungnya. Gelindingkan dengan tangan Anda. Penting baginya untuk merasa aman, sehingga sorongkan tubuhnya dekat dengan Anda sehingga dia dapat melihat Anda. Mengobrol dengannya juga bisa meyakinkannya dan menumbuhkan rasa percaya dirinya di dalam air. Jangan pernah sedikit pun bayi terlepas dari pengawasan Anda.

  • Ajari secara bertahap

Hal ini bisa dimulai antara lain dengan mengajari bayi melakukan gerakan menendang, menarik kaki sebagai gerakan-gerakan dasar, gerakan mulut meniup gelembung udara, meluncur, mengapung, dan sebagainya. 

  • Bawa mainan kesukaan bayi Anda.

Rebecca Adlington menyarankan agar membawa serta mainan kesukaan bayi Anda saat mengajarinya berenang. Hal ini bisa membuat aktivitas di dalam air semakin menyenangkan bagi bayi. Bayi akan merasa kedinginan lebih banyak daripada orang dewasa sehingga dia harus bergerak sebanyak mungkin dan berganti-ganti posisi, menukiknya di air dan memantulkannya ke atas dan ke bawah. Saat bayi bertambah besar, Anda bisa memberinya sedikit lebih banyak kebebasan bergerak di dalam air. Memegangnya di bawah kedua lengan sangat bagus untuk bermain permainan mengangkat dan memercik. 

  • Perhatikan durasi

Lama berenang untuk bayi adalah mulai sekitar 10 menit dan tidak lebih dari setengah jam. Hal itu agar bayi tidak kedinginan atau mengalami iritasi. Perhatikan pula kondisi kesehatan bayi. Jangan ajak bayi berenang ketika dia sakit.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!