Bumil Pakai High Heels, Awas Bahaya Mengintai!

Bagi sebagian perempuan, sepatu merupakan fashion item yang memiliki daya magnet luar biasa. Salah satu jenis sepatu yang banyak digandrungi adalah model high heels, atau sepatu dengan hak penopang tumit tinggi, biasanya di atas 10 centimeter. Efek mengenakan high heels adalah tubuh terlihat lebih tinggi dan kaki lebih jenjang. Bahkan ada juga ibu hamil (Bumil) yang nekat mengenakan high heels demi tetap terlihat semampai meski perut menggembung. Eit, hati-hati ya. Ada bahaya yang mengintai Bumil yang suka mengenakan high heels.

Perlu diketahui, bahkan pada perempuan tidak hamil, penggunaan high heels dapat mengganggu kenyamanan dan juga kesehatan tubuh. Bumil disarankan menghindari jenis sepatu ini karena dampak buruknya. Mudah keseleo adalah ancaman utama dari high heels bagi Bumil. High heels menyebabkan  persebaran berat badan tidak merata karena kaki dalam posisi berjinjit sehingga resiko keseleo dan jatuh dua kali lipat lebih besar dibandingkan menggunakan sepatu datar. Apalagi, tubuh yang membesar membuat Bumil mudah kehilangan keseimbangan tubuh.

Nyeri punggung bawah adalah ancaman lain penggunaan high heels pada Bumil. Beban di perut karena janin yang membesar biasanya membuat Bumil cenderung membusungkan badannya ke arah depan sehingga pusat beban dari perut berada di punggung belakang bagian bawah. Sementara  penggunaan high heels makin membuat sang Ibu berusaha menegakkan tubuh dengan cara meregangkan otot punggung. Akibatnya, punggung kerja makin berat, timbullah nyeri.

Rasa nyeri juga dapat menjalar ke daerah pinggang. Pinggang berhubungan dengan otot kaki sehingga rasa nyeri pada kaki akibat menahan tubuh Bumil akan dirasakan juga oleh pinggang. Penggunaan high heels bahkan juga dapat menyebabkan perubahan posisi tulang pinggul dan tulang belakang. Hal ini tentu saja diakibatkan berubahnya postur tubuh ketika berjalan menggunakan sepatu hak tinggi. Kekakuan otot permanen juga mengancam Bumil yang gemar memakai high heels. Otot yang mengalami kekakuan meliputi betis, tumit dan paha, yang  menjadi tumpuan ketika memakai sepatu high heels. Kekakuan otot ini akan mempercepat timbulnya varises.Selama hamil,tinggi hak sepatu yang disarankan untuk Bumil adalah tak lebih dari 3 cm. Tinggi tersebut bisa menggeser berat badan sedikit di depan kaki sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan tubuh akibat beban kehamilan. Memakai sepatu flat, seperti sepatu balet justru tidak dianjurkan karena sepatu jenis ini tidak bisa menopang kaki dengan baik.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!