Cara Mencegah Muntah untuk Ibu Hamil

Tidak semua ibu hamil mengalami morning sickness atau biasa disebut ngidam. Sehari-hari terutama di pagi hari terasa mual dan kadang disertai muntah. Biasanya ini berlangsung di trimester pertama. Ada juga yang terus merasakannya hingga trimester kedua. Karena berhubungan dengan hormon, kadang obat-obatan pun tidak terlalu membantu. Namun ada sejumlah cara agar muntah bisa dicegah.

Cara mengantisipasi agar muntah tak terjadi adalah:

  • Usahakan tubuh agar tidak terlalu banyak bergerak. Sebagai gantinya banyak istirahat dengan cara duduk atau berbaring.
  • Istirahat setelah makan, dengan cara duduk selama satu hingga dua jam.
  • Menghindari bau menyengat termasuk masakan-masakan yang memicu mual dan muntah.
  • Minum air putih hangat pelan-pelan.
  • Sediakan camilan, bisa berupa biscuit atau kue kering untuk menjaga lambung tetap terisi.
  • Hindari membaca ketika di dalam kendaraan.

Mual dan muntah akibat ngidam/morning sicknes pada umumnya tidak berbahaya. Namun ibu hamil perlu segera ke dokter kandungan atau langsung ke IGD apabila mual muntah berlebihan hingga menyebabkan mata cekung, sakit kepala, nyeri perut yang parah ataupun ritme nafas yang berlebihan. Itu adalah tanda-tanda ibu hamil mengalami dehidrasi (kekurangan cairan dalam tubuh) sehingga harus mendapat pertolongan segera.

Dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungan. Bisa jadi dokter akan memberikan sejumlah obat-obatan untuk diminum. Namun bisa juga dokter akan merekomendasikan rawat inap bagi ibu hamil untuk mendapat penanganan yang lebih baik.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!