Hal-Hal Ini Terjadi pada Tubuh Perempuan Pasca-Melahirkan

Hamil dan melahirkan merupakan sebuah peristiwa istimewa yang dialami seorang perempuan. Pada saat melahirkan, tubuh melakukan serangkaian proses yang sangat menguras energi. Sejumlah bagian tubuh pun mengalami trauma, dan butuh waktu untuk pemulihan. Perubahan pada organ tubuh ini kadang membuat kaget perempuan yang baru kali pertama melahirkan. Ada beberapa perubahan pada bagian tubuh perempuan pascamelahirkan yang perlu menjadi perhatian.

  • Vagina menjadi lebih renggang dan sensitif mungkin dirasakan perempuan pascamelahirkan. Beberapa waktu setelah persalinan, organ vagina akan mengeluarkan cairan yang sebagian besar adalah darah. Jika Anda tidak menyusui, Anda akan kembali mengalami haid normal sekitar 7-9 pekan setelah melahirkan. Namun jika Anda menyusui, Anda mungkin tidak akan mendapat haid selama beberapa bulan mendatang. Kandung kemih juga akan mengalami kesulitan menahan air seni. Gejala yang dikenal dengan inkontinensia post-partum ini terjadi karena proses persalinan melemahkan otot dasar panggul, sehingga kandung kemih menjadi terlalu aktif.
  • Ukuran perut masih besar pun muncul stretch mark. Tidak jarang wanita yang berpikir, perut akan segera kembali ke ukuran normal setelah melahirkan. Tentu saja hal itu benar, namun tidak serta merta langsung terjadi. Butuh waktu antara 1,5 hingga 2 bulan sebelum rahim kembali ke ukuran sebelum hamil. Itu baru ukuran rahim ya, beda lagi jika di sekitar perut terdapat tumpukan lemak. Butuh ekstra olahraga untuk menghilangkan lemak di sekitar perut. Sementara untuk strecht mark, Anda hanya bisa menanganinya dengan krim penyamar warna, namun tidak akan benar-benar menghilangkannya dari permukaan kulit Anda.
  • Perubahan bentuk payudara lumrah terjadi sejak trimester kedua kehamilan. Pascapersalinan, payudara yang menggembung akan tampak memerah. Selain itu bengkak, terasa sakit dan penuh dengan air susu sekitar satu-dua hari setelah melahirkan. Bengkak akan berkurang pada hari ketiga-keempat, sementara payudara juga akan memproduksi banyak air susu selama beberapa pekan ke depan.
  • Bengkak pada kaki yang dialami sebagian besar ibu hamil akan bertahan hingga beberapa saat setelah melahirkan. Demikian pula dengan varises pada kaki. Rutin berjalan kaki dapat membantu mengurangi kaki bengkak, terlebih jika diiringi penurunan berat badan setelah melahirkan. Ukuran varises juga dapat mengecil dengan rutin jalan kaki, meski tidak bisa hilang secara tuntas. Pola makan sehat dan olahraga akan membantu proses pemulihan tubuh perempuan pascamelahirkan. Namun jika ada hal yang dirasa mengganggu, konsultasikanlah kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Suka artikel ini? Ayo bagikan!