Kapan Ibu Hamil Sebaiknya Melakukan Pemeriksaan USG?

Pemeriksaan kehamilan disarankan rutin dilakukan oleh ibu hamil (Bumil) setidaknya sebulan sekali sepanjang kehamilan. Fungsinya tentu saja untuk memantau perkembangan janin, selain untuk mengevaluasi kondisi kesehatan Bumil pada tiap tahap kehamilan. Dalam pemeriksaan kehamilan, Bumil juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Teknologi USG sangat membantu dokter kandungan untuk tahu kondisi janin dalam dan kesehatan reproduksi ibu secara detail. Lalu, kapan Bumil sebaiknya melakukan pemeriksaan USG?

Pemeriksaan USG memungkinkan dokter mendeteksi pertumbuhan janin terhambat hingga prediksi preeklamsia. Dengan USG, dokter dapat melihat gambaran janin dalam rahim,apakah janin kembar,tumbuh dengan normal, hingga mengetahui jenis kelamin bayi. Pada dasarnya, pemerikaan USG bisa dilakukan segera setelah seorang wanita dinyatakan hamil untuk memastikan adanya kehamilan. Secara umum, ada fungsi yang berbeda dari tiap pemeriksaan USG pada tiap tahap kehamilan.

Pemeriksaan USG untuk memastikaan adanya kehamilan idealnya dilakukan pada usia kehamilan 4-6 pekan. Di waktu itu, biasanya kantong kehamilan sudah terlihat dan telah berada pada tempat semestinya. Pemeriksaan USG di pekan ini juga dapat membantu menghitung usia kehamilan dan perkiraan lahir. Untuk memeriksa bentuk, ukuran, dan detak jantung janin termasuk kemungkinan adanya gangguan, maka usia kehamian untuk pemeriksaan USG ada di pekan ke 8 kehamilan.

Pemeriksaan USG selanjutnya bisa dilakukan pada usia kehamilan 18-24 minggu. Di masa kehamilan ini, USG dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kecacatan janin. Pada pekan ini juga dapat dilakukan  pemeriksaan tekanan aliran darah ke rahim untuk melihat risiko gangguan tumbuh kembang janin dan risiko preeklamsia. Sementara pada pemeriksaan USG berikutnya, bisa dilakukan pada pekan ke 32-34 untuk memastikan manifestasi pertumbuhan janin. Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa idealnya Bumil melakukan pemeriksaan USG setidaknya sebanyak 3 kali selama kehamilan, agar kondisi ibu dan janin dapat terpantau, dan masalah-masalah yang mungkin terjadi selama kehamilan dapat diantisipasi segera.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!