Panduan Puasa saat Hamil Trimester Pertama

Berpuasa saat hamil, pada prinsipnya boleh-boleh saja dilakukan. Bagaimana dengan puasa saat awal kehamilan atau ketika masih berada di trimester pertama? Walau boleh dilakukan, namun ibu harus mengetahui risikonya. Salah satu risiko yang mungkin terjadi adalah bayi nantinya akan lahir lebih kecil, dengan berat badan di bawah normal. Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti Colombia University dan juga sensus di sejumlah negara termasuk AS,

Untuk diketahui, kehamilan pada trimester pertama biasanya masih sangat rentan. Ibu pun biasanya masih mengalami sejumlah keluhan seperti mual muntah sepanjang hari karena perubahan hormon yang terjadi. Bila ditambah puasa, bisa-bisa Ibu akan mengalami dehidrasi. Sedangkan bayi akan kurang asupan nutrisi. Padahal nutrisi sangat dibutuhkan janin untuk pembentukan, pertumbuhan dan penyempurnaan organ tubuhnya.

Agar risiko-risiko itu bisa diminimalisasi, maka Ibu perlu melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Konsultasi pada dokter kandungan

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, pastikan Ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan. Apakah dokter mengatakan Anda dan bayi Anda akan baik-baik saja walau berpuasa? Bila itu yang terjadi, silakan berpuasa.

  • Perhatikan kecukupan gizi

Walau berpuasa di siang hari, gantilah asupan gizi dengan mengonsumsinya di malam hari. Maksimalkan saat Ibu boleh makan dan minum untuk mencukupi karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi dan Ibu sendiri.

  • Pantau kesehatan diri

Lakukan pemeriksaan rutin kandungan Anda. Perhatikan berat badan. Bila menyusut dengan drastis, hentikan puasa. Pantau juga tekanan darah. Bila menurun drastis atau sebaliknya, segera konsultasi ke dokter kandungan.

  • Perbanyak istirahat

Banyak-banyaklah istirahat. Kurangi aktivitas fisik. Jaga kualitas tidur sehingga Anda tetap sehat walau sedang berpuasa.

  • Hentikan puasa saat darurat

Langsung hentikan puasa, jangan tunda lagi bila Anda menemui kondisi darurat misalnya lemas tak bertenaga, pusing dan mual-muntah. Ingat, ada calon bayi di dalam perut Anda. Lakukan yang terbaik untuknya dan niatkan mengganti puasa sesuai syariat agama.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!