Tak Boleh Sembarangan, Ini Aturan Pijat untuk Ibu Hamil

Hamil membuat tubuh seorang wanita menjadi berubah secara drastic. Perut yang membesar kerap kali membuat punggung Mom menjadi terasa sakit juga pegal-pegal pun mudah melanda. Untuk meredakannya, Mom mungkin berpikir untuk melakukan pijat sekaligus untuk relaksasi. Tapi amankah melakukan pijat untuk ibu hamil (bumil)?

Jawabannya tentu saja boleh, tapi Bumil harus lebih berhati-hati saat melakukan pijat kehamilan ini. Terapi pijat selama kehamilan terbukti memberikan banyak manfaat, terutama untuk relaksasi dan membuat Mom merasa lebih bugar. Akan tetapi teknik pijat dan titik pemicu tertentu pada tubuh Bumil bisa menyebabkan kontraksi dan persalinan prematur.

Nah, untuk itu ada baiknya Bumil berkonsultasi dulu ke dokter sebelum melakukan pijat. Selain itu pijat kehamilan juga tak bisa dilakukan oleh sembarang orang, penting untuk Bumil mencari terapis khusus. Umumnya, bagian tubuh ibu hamil yang boleh dipijat dan tidak berisiko adalah betis, tangan, punggung, dan leher. Waktu pijat yang tepat juga perlu diperhatikan lho, Mom.

Biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan pemijatan saat usia kandungan di atas 13 minggu atau sudah memasuki trimester kedua. Karena pada trimester pertama, Bumil biasanya akan lebih banyak mengalami mual dan muntah serta perubahan fisiologis pada tubuh.  Selain itu, kondisi janin juga sudah lebih kuat saat trimester kedua.

Jadi, Mom perlu hal ini saat mau melakukan pijat kehamilan, begini panduannya:

  1. Jangan memijat di daerah perut, pinggang, pinggul, karena tiga bagian ini rentan berkontak langsung dengan janin dan bisa memicu kontraksi.
  2. Hindari melakukan pijat refleksi, karena dapat mengundang kontraksi.
  3. Segera hentikan jika pijatan dirasa menimbulkan kontraksi, apa pun metode dan cara memijatnya.
  4. Lakukan pijat dalam posisi ibu telentang atau duduk, serta pastikan kandungan tidak bermasalah.
  5. Pastikan ibu mendapatkan jasa pijat oleh terapis/orang yang mengerti, terlatih, dan berpengalaman dalam memijat ibu hamil.

Selain harus memperhatikan cara memijat yang benar, kondisi tertentu ibu hamil juga perlu diperhatikan. Bumil dengan kondisi ini sebaiknya lebih waspada saat mau melakukan pijat hamil.

1. Tekanan darah tinggi

2. Masalah kehamilan berisiko tinggi, seperti penyakit jantung bawaan atau  preeklamsia

3. Baru saja mengalami cedera atau pembedahan

4. Usai melakukan transplantasi organ

Nah, itu dia panduan pijat untuk ibu hamil yang aman untuk dilakukan. Selamat mencoba Mom!

Suka artikel ini? Ayo bagikan!