Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Tips Sukses Menjalani Kehamilan dengan Asma

Asma merupakan suatu gangguan pernapasan yang mungkin diderita oleh siapapun, tanpa mengenal jenis kelamin, maupun usia. Asma adalah kondisi di mana saluran udara yang berbentuk tabung-tabung kecil yang berfungsi membawa udara dari dan ke paru-paru mengalami sensitifitas. Karena sensitif, saluran udara ini mudah mengalami iritasi atau pembengkakan, menyebabkan penyempitan, serta memungkinkan terjadinya peingkatan produksi lendir atau dahak secara tajam. Akibatnya, timbul kesulitan bernapas: dada menjadi sesak, batuk, bahkan muncul bunyi saat bernapas (mengi). Serangan asma pun bisa dialami oleh ibu hamil (Bumil), bahkan pada Bumil yang sebelumnya tidak pernah mengalami asma sama sekali.

Serangan asma selama kehamilan tentu saja harus ditangani secara seksama. Pasalnya, asma yang tak tertangani dengan baik berpotensi menimbulkan komplikasi, bagi ibu maupun janin. Tekanan darah ibu hamil berisiko meningkat dan dapat terjadi preeklamsia, toksemia, bahkan kematian. Bagi janin dalam kandungan, dapat berisiko lahir prematur, berat lahir rendah, gangguan pertumbuhan dalam kandungan, hingga kematian.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan jika Anda adalah Bumil dengan asma. Yang paling utama tentu saja pastikan dokter kandungan mengetahui riwayat asma yang Anda alami. Dengan demikian, dokter bisa memantau kondisi Bumil dan janin secara seksama. Minumlah obat-obatan asma hanya yang diresepkan dokter. Obat di luar resep dokter tentu tidak disarankan karena mungkin berbahaya bagi kehamilan dan janin.

Menghindari pemicu asma. Tiap orang memiliki faktor pemicu asma yang berbeda. Debu, bulu binatang (kucing, ayam) jenis makanan tertentu, asap (termasuk asap rokok) adalah di antaranya. Jika Bumil memiliki riwayat GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), itupun harus ditangani dengan baik. Pasalnya GERD dapat memperburuk gejala asma. Agar GERD tidak datang berulang kuncinya ada pada mengatur pola makan. Makanlah dalam porsi yang kecil namun sering. Hindai makanan yang dapat memicu asam lambung seperti makanan pedas dan asam.

Lakukan pemeriksaan fungsi paru secara berkala. Pemeriksaan fungsi paru-paru setiap sebulan sekali selama masa kehamilan penting untuk memastikan bahwa janin mendapat cukup oksigen. Untuk melakukan pemeriksaan ini dokter biasanya akan menggunakan spirometri atau peak flow meter untuk mengukur fungsi paru-paru.

Pantaulah gerakan janin tiap hari, terutama jika usia kandungan telah mencapai 28 pekan. Yang tidak kalah penting, lebih peka lah terhadap diri sendiri. Jika Bumil mulai merasakan gejala asma yang parah seperti kesulitan bernapas, batuk yang memburuk di pagi atau malam hari, batuk saat beraktivitas fisik, mengi, dan sesak pada bagian dada, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan .

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Kehamilan

  • Aktivitas Ini Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental Ibu Hamil

    Aktivitas Ini Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental Ibu Hamil

    Banyak ibu hamil yang pada masa kehamilannya lebih sering hanya terkonsentrasi pada menjaga kesehatan fisiknya dan mengesampingkan kesehatan mentalnya. Padahal, menjaga kesehatan mental ibu selama keh...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Ini Gejala Ibu Hamil Mengalami Depresi, Jangan Sepelekan!depresi ibu hamil,

    Ini Gejala Ibu Hamil Mengalami Depresi, Jangan Sepelekan!depresi ibu hamil,

    Kehamilan pada umumnya akan  menghadirkan kebahagiaan bagi pasangan menikah, khususnya sang ibu. Kehadiran si kecil di tengah-tengah keluarga bakal dinanti-nantikan dengan antusias dan penuh suka...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 2, 2021
  • Ibu Bermata Minus Tinggi harus Melahirkan Caesar? Mitos atau Fakta?

    Ibu Bermata Minus Tinggi harus Melahirkan Caesar? Mitos atau Fakta?

    Pernahkah ibu mendengar informasi bahwa ibu hamil dengan mata minus tinggi,  terutama minus diatas 6, tidak boleh melahirkan secara normal dan harus dengan jalan operasi caesar? Benar tidak sih?...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 2, 2021
  • Setelah Melahirkan Haid Tak Kunjung Datang, Suburkah?

    Setelah Melahirkan Haid Tak Kunjung Datang, Suburkah?

    Masa nifas selepas melahirkan telah selesai, tapi sudah beberapa minggu berjalan mengapa haid tak kunjung datang ya?  Kondisi seperti ini kadang bikin ibu waswas. Apakah ibu sudah kembali memasuk...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 19, 2021
  • Selulit Pascamelahirkan? Bahan-Bahan Ini Akan Bantu Mengatasi

    Selulit Pascamelahirkan? Bahan-Bahan Ini Akan Bantu Mengatasi

    Hamil dan melahirkan pada umumnya menjadi momen yang membahagiakan bagi seorang wanita. Namun banyak wanita yang kemudian mengalami stretch mark atau selulit di kulitnya hingga mempengaruhi penampilan...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 8, 2021

Artikel Populer