Merawat dan mengawasi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan tentu bukan hal yang sepele. Selain banyak menuntut energi dan waktu, orangtua juga harus cermat memperhatian perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh dan perkembangan anak. Apalagi pada anak usia bawah lima tahun (Balita) yang sedang gencar-gencarnya bereksplorasi dengan kemampuan motoriknya. Orangtua bahkan kadang kewalahan untuk mengawasinya. Beberapa keluhan yanng muncul dari orangtua soal aktivitas anak adalah anak yang sering terjatuh. Ada apa sih dengan anak yang sering terjatuh?
Menurut para ahli tumbuh kembang anak, pada dasarnya sering terjatuh atau tersandung merupakan bagian normal yang tidak bisa dipisahkan dari proses tumbuh kembang anak. Di usia Balita, anak sedang belajar mengembangkan keseimbangan tubuh dan kemampuan ototnya untuk berjalan. Umumnya, setelah anak terjatuh ia akan menangis, sebagai respon tubuhnya pada rasa sakit. Tidak hanya itu, karena struktur tulang anak balita masih lunak dan dalam tahap perkembangan, benturan sedikit saja bisa mengakibatkan lebam atau luka. Si kecil mungkin akan mengalami benjol, memar, atau lecet. Luka seperti ini biasanya hilang sendiri dalam waktu sepekan.
Untuk mengatasinya, orangtua perlu cermat melakukan evaluasi. Bisa jadi anak sering terjatuh karena alas kaki yang digunakan tidak nyaman. Untuk itu, pilihlah alas kaki yang sesuai dengan kontur telapak kaki anak, dan ukurannya sesuai dengan ukuran kaki anak. Meski demikian, walau terbilang normal, sayangnya beberapa anak justru memiliki kecenderungan untuk jatuh walaupun usianya sudah cukup besar. Dalam beberapa kasus, ini bisa jadi adalah tanda gangguan tumbuh-kembang anak.
Gangguan ini tidak melulu terkait sistem keseimbangannya, tapi juga bisa disebabkan karena masalah pada otot-otot kaki atau saraf ke otot yang terganggu, kelainan autoimun, dll. Ada pula kasus anak sering jatuh karena kelainan pada bentuk tulang kakinya. Telapak kaki datar (flat feet), kaki O, kaki X, atau berjalan jinjit bisa menjadi faktor pemicu anak sering jatuh. Itu sebabnya, segera konsultasikan ke dokter anak jika Anda khawatir dengan kondisi si kecil. Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda dapat mencari tahu apa yang menyebabkan balita sering terjatuh dan mendapatkan penanganan yang komprehensif.