Anak Diskors karena Berkelahi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Tidak ada satu orangtua pun yang ingin mendengar kabar bahwa anak mereka menerima sanksi dari sekolah, seperti diskors untuk jangka waktu tertentu. Yang cukup mengerikan barangkali adalah ketika alasannya karena berkelahi. Jika Anda menerima pemberitahuan seperti itu, jangan panik. Ambil tindakan cepat untuk memastikan sanksi yang diberikan kepada anak Anda menjadi pelajaran hidup yang berharga. Seperti dilansir Verywellfamily, alih-alih memarahi anak atau melakukan hal kontraproduktif lainnya, ini yang mesti dilakukan :

  • Dapatkan cerita utuh

Mendengar anak Anda bertengkar atau mereka diskors dari sekolah mungkin membuat Anda kalut. Tetapi penting untuk mengambil napas dalam-dalam dan mencoba untuk benar-benar memahami apa yang terjadi. Jika Anda bisa, temui kepala sekolah secara langsung. Sebagian sekolah memiliki kebijakan tanpa toleransi untuk tindakan kekerasan apa pun. Mungkin anak Anda hanya bermain-main dengan seorang teman. Artinya, kekerasan yang dilakukan tanpa kesengajaan.

  • Masa skorsing jangan jadi liburan

Ingatlah bahwa skorsing seringkali merupakan upaya terakhir sekolah dalam menerapkan hukuman kepada siswa. Jangan biarkan anak malah seperti liburan, hanya duduk di rumah menonton TV atau tidur setengah hari. Penting untuk memastikan anak Anda tidak menikmati waktu istirahat. Contohnya dengan  mengambil hak istimewa seperti gadget dan bermain dengan teman selama masa skorsing. Berikan tugas yang tidak menyenangkan seperti pekerjaan bersih-bersih atau yang lain.

  • Awasi Anak

Jika Anda tidak dapat berada di rumah, pastikan Anda menemukan seseorang untuk mengawasi anak Anda. Mintalah tetangga, kakek nenek, atau teman untuk mengawasi anak Anda dan menegakkan aturan saat masa skorsing. Pastikan Anda tidak membiarkan kakek atau nenek bersimpati membiarkan anak menonton TV sepanjang hari.

  • Pastikan Tugas Sekolah Selesai

Jika sekolah memberikan tugas kepada anak Anda, pastikan tugas itu sudah selesai di masa skorsing. Minta anak menyisihkan waktu untuk membaca buku atau melakukan kegiatan belajar.

  • Ajari Keterampilan Baru

Selain memberi anak Anda konsekuensi yang jelas atas perilaku mereka, penting juga untuk mengajari mereka bagaimana menjadi lebih baik di waktu berikutnya. Pertimbangkan keterampilan apa yang mungkin perlu mereka pertajam. Misalnya, apakah mereka bertengkar karena kehilangan kesabaran? Jika demikian, anak Anda mungkin perlu membantu mengembangkan keterampilan manajemen amarah mereka. Atau, apakah mereka bertengkar karena mereka tidak bisa menyelesaikan konflik dengan rekan lain? Jika itu masalahnya, mereka mungkin perlu bantuan belajar keterampilan memecahkan masalah. Jelaskan kepada anak Anda bahwa ada banyak cara untuk mengatasi masalah, tetapi kekerasan tidak pernah menjadi jawabannya.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!