Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Anak Pelupa? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak bisa saja lupa akan sesuatu hal. Misalnya, anak lupa menyimpan kembali mainan atau barang lain yang habis digunakan, lupa menaruh alat tulisnya, lupa membawa pulang kotak bekal makanan dari sekolah, dan sebagainya. Jika itu terjadi sesekali, wajar saja. Tapi bagaimana jika anak sering sekali lupa? Tentunya sifat pelupa ini bisa membuat orangtua merasa kesal juga ya?

Sebelum memarahi anak karena ia sering lupa, ada baiknya Ayah-Ibu mencari tahu apa penyebabnya. Coba simak yuk, beberapa hal berikut ini bisa menjadi pemicu anak menjadi mudah lupa lho!  

  • Kelelahan atau kurang tidur

Cobalah Ayah-Ibu perhatikan waktu istirahat anak. Apakah jam tidurnya tergolong kurang karena aktivitasnya sangat padat? Bisa jadi anak mudah lupa akibat ia kelelahan atau kurang tidur. Istirahat atau jam tidur yang cukup akan membantu tubuh melepaskan hormon pertumbuhan terutama pada anak-anak dan remaja, memperbaiki sel-sel dan jaringan tubuh yang penting untuk tumbuh kembang, serta meningkatkan massa otot, sehingga tubuh menjadi lebih sehat, termasuk meningkatkan daya ingat. Maka pastikan waktu istirahat atau jam tidur anak Anda cukup demi kesehatannya. 

  • Stres

Meskipun masih kecil, bukan berarti anak-anak tidak akan mengalami stres lho! Anak juga bisa mengalaminya, di antaranya akibat aktivitasnya yang terlalu padat, mengalami tekanan sosial, adanya tuntutan nilai akademis, dan sebagainya. Stres ini bisa memicu anak menjadi mudah lupa. Maka ada baiknya Ayah-Ibu menghindarkan si kecil dari hal-hal yang bisa membuatnya stres. 

  • Kekurangan gizi

Tidak tercukupinya kebutuhan nutrisi akan sangat mempengaruhi perkembangan otaknya. Kekurangan gizi ini, terutama protein, lemak sehat, vitamin B1, dan vitamin B12, bisa menurunkan daya ingat anak sehingga ia pun menjadi mudah lupa. 

  • Mengonsumsi obat-obatan

Ada kondisi tertentu yang membuat anak harus mengonsumsi obat-obatan yang menimbulkan efek samping menurunnya daya ingat anak, contohnya antihistamin (obat untuk mengatasi gangguan kecemasan). Sehingga orangtua juga harus memastikan pemberian obat untuk anak tersebut sesuai petunjuk dokter, agar anak terhindar dari efek samping yang ditimbulkan.

  • Gangguan kesehatan

Jika frekuensi anak lupa terlalu sering dan tidak wajar, Ayah-Ibu patut waspada karena kemungkinan ada kelainan atau anak mengalami gangguan kesehatan. Beberapa contoh gangguan kesehatan tersebut di antaranya anak ADHD, mengalami gegar otak, atau hal lain. Segeralah berkonsultasi dengan psikolog anak atau dokter spesialis untuk memastikan kondisi anak Anda.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Pendidikan

  • Anak Bau Badan? Coba Tips Ini Yuk!

    Anak Bau Badan? Coba Tips Ini Yuk!

    Senangnya bila melihat si kecil sehat dan aktif. Ia suka sekali bergerak, bermain, berlarian, dan melakukan banyak aktivitas sepanjang hari dengan ceria dan penuh semangat. Tapi ketika segudang aktivi...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 10, 2021
  • Atasi Rambut Rontok Ibu Menyusui dengan Ini

    Atasi Rambut Rontok Ibu Menyusui dengan Ini

    Masalah kerontokan rambut selepas melahirkan atau pada masa-masa menyusui si kecil bisa menjadi kekhawatiran tersendiri bagi ibu. Apalagi jika rambut rontok parah. Hampir setiap kali tubuh bergerak, r...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 10, 2021
  • Anak Tidak Suka Makan Nasi? Makanan Ini Bisa Jadi Gantinya

    Anak Tidak Suka Makan Nasi? Makanan Ini Bisa Jadi Gantinya

    Bagi mayoritas orang Indonesia, nasi biasanya menjadi salah satu menu yang wajib ada untuk dikonsumsi setiap hari. Bahkan ada yang menganggap belum makan jika seharian belum makan nasi.  Tapi bag...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 1, 2021
  • Ide Quality Time Buat Keluarga Muda

    Ide Quality Time Buat Keluarga Muda

    Ayah seharian sibuk bekerja. Ibu mungkin juga harus bekerja, atau jika tidak, biasanya sudah repot dengan urusan pekerjaan rumah. Sementara anak-anak juga asyik dengan kegiatan masing-masing. Satu sam...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 1, 2021
  • Pentingnya Quality Time untuk Perkembangan Mental Anak

    Pentingnya Quality Time untuk Perkembangan Mental Anak

    Ayah-Ibu termasuk orangtua yang super sibuk? Tuntutan pekerjaan, mengikuti berbagai kegiatan organisasi di masyarakat, atau tugas-tugas lain di luar rumah begitu menyita waktu Anda, sehingga waktu yan...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Maret 31, 2021

Artikel Populer