Arti Kehadiran Ayah Bagi Perkembangan Si Kecil dan Ibunya

Ayah sibuk bekerja? Sudah biasa. Ayah meluangkan waktu untuk bersama keluarga terutama anak-anaknya? Nah ini luar biasa. Menurut psikolog Universitas Muhammadiyah Surakarta, Siti Nurina Hakim, kehadiran ayah di rumah sangat penting. Tak hanya bagi anak-anak namun juga bagi ibunya.

Kehadiran ayah di rumah dengan peran-perannya yang sederhana, ujar Nurina, berpengaruh pada perkembangan anak dan memiliki efek jangka panjang. Keterlibatan ayah dalam lima tahun pertama si kecil, membangun kepercayaan diri anak. Khususnya bagi anak laki-laki, ketiadaan ayah di sisinya bisa menimbulkan kenakalan remaja kelak.

Tak hanya bagi anak-anak. Kehadiran seorang ayah di rumah juga sangat penting bagi ibu. Saat ayah mendampingi ibu di masa kehamilan, akan meningkatkan kehadiran ibu memeriksakan kehamilannya (antenatal care) yang sangat penting untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Pada gilirannya ketika kesehatan ibu hamil terpantau, akan mengurangi risiko bayi lahir premature dan juga kematian bayi.

Lebih dari itu, menurut Nurina, kehadiran pasangan hidup akan mengurangi tekanan psikologis yang kadang dialami seorang istri. Kebersamaan pasangan akan mengurangi ketidakpuasan pernikahan, dan juga mengurangi ketidakbahagiaan setelah menikah yang kadang dialami sejumlah pasangan.

Kehadiran kepala keluarga di rumah, tidak berarti merendahkan posisi ayah. Bukan juga berarti istri yang manja ataupun tak bisa membagi waktu. Namun sebaiknya ayah banyak meluangkan waktu di rumah karena pilihan, setelah mengetahui arti penting kehadirannya bagi keluarga.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!