Wabah Covid-19 tentu menjadi perhatian lebih para orangtua yang masih memiliki anak usia bawah lima tahun (Balita). Pasalnya, penyakit yang disebabkan oleh infeksi SARSr-Corona-2 Virus ini dapat menimbulkan gangguan pernapasan akut pada kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit komorbid (pemberat). Meski kasus Covid-19 pada anak Balita di Indonesia jumlahnya masih sedikit, tentu tidak ada salahnya jika para orangtua untuk waspada.
Penting untuk diketahui oleh para orangtua bagaimana gejala Covid-19 pada anak, dan langkah-langkah apa yang diperlukan untuk memperkecil risiko terinfksi virus Corona-2 ini. Jurnal dari American Academy of Pediatrics yang mengkaji 2.143 pasien anak dengan Covid-19 di China dari 16 Januari hingga 8 Februari 2020, menemukan sebanyak 731 (34,1 persen) kasus yang dikonfirmasi laboratorium, dan 1.412 (65,9%) kasus yang dicurigai (suspect). Usia rata-rata pasien adalah 7 tahun, dan lebih dari 90 persen dari seluruh pasien adalah kasus tanpa gejala, dengan gejala ringan, atau sedang.
Meskipun kasus Covid-19 pada anak-anak umumnya lebih ringan jika dibandingkan dengan orang dewasa, tetapi anak-anak kecil, terutama bayi baru lahir, rentan terhadap infeksi. Sayangnya, dengan penelitian yang masih terbatas hingga saat ini, sulit untuk menegaskan pernyataan apakah Balita dan anak-anak merupakan kelompok yang rentan atau mudah terinfeksi virus corona ini.
Mengutip Children’s Healthcare of Atlanta, gejala Covid-19 pada anak Balita dapat meliputi, sulit bernapas, nafas pendek karena batuk terus, malas minum, frekuensi urin menurun, rewel (menangis) dan sulit diredakan, demam tinggi dan tubuh tidak responsif terhadap obat penurun demam. Gejala Covid-19 pada anak Balita dan orang dewasa memang bisa serupa. Namun, anak-anak dengan positif Covid-19 umumnya menunjukkan gejala yang lebih ringan.
Menurut penelitian tersebut, sebagian besar anak-anak dengan infeksi Virus Corona-2 memiliki gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Namun, bila Si Kecil memiliki gejala yang mengkhawatirkan, Anda perlu segara menghubungi dokter umum atau dokter anak, untuk membahas langkah selanjutnya dan perawatan yang diperlukan.