Cara Mengatur Keuangan di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 yang merambah hampir ke seluruh dunia, mempengaruhi siapa saja. Pekerja profesional, pekerja informal, seniman, atlet, ibu rumah tangga hingga pelajar tak luput dari perubahan yang dibawa wabah yang disebabkan oleh Virus Corona SARS CoV-2 tersebut. Segala sesuatu membutuhkan penyesuaian, apalagi belum diketahui kapan sebaran penyakit ini akan usai. Selain menjaga kebesihan, kesehatan dan daya tahan tubuh, kondisi keuangan keluarga juga perlu diperhatikan.

Perubahan ritme aktivitas harian tentu saja mempengaruhi pola pengeluaran. Oleh karena itu, pengaturan keuangan pun harus disesuaikan. Begini cara mengatur keuangan di tengah pandemi Covid-19. Yang pertama dan urgent untuk dilakukan adalah mengecek kondisi finansial. Untuk mengetahui kondisi finansial, buat rincian pemasukan dan pengeluaran secara harian, lalu direkap bulanan. Catat juga utang (jika ada) dan aset seperti tabungan, deposito, termasuk aset non liquid seperti rumah, tanah dll.

Langkah kedua setelah mencatat kondisi keuangan adalah menyusun bujet. Selama pandemi Covid-19, penyusunan budget keuangan dapat dilakukan dengan menyesuaikan besaran penghasilan selama pandemi. Saat menyusun bujet, Anda dapat mengatur skala prioritas mulai dari kebutuhan hidup, membayar tagihan bulanan (air, listrik, pulsa internet dll), hingga membayar utang. 

Sediakan dana darurat. Dana darurat merupakan simpanan yang dapat digunakan pada kondisi darurat atau mendesak. Dana darurat bisa menjadi penolong di kala sakit, mengalami kecelakaan, terkena PHK, dll. Idealnya besaran dana darurat bagi rumah tangga adalah 12 kali lipat dari pengeluaran bulanan. Dana ini bisa disisihkan dari penghasilan rutin (bulanan), atau dengan mencari pekerjaan tambahan.

Patuhi bujet keuangan yang telah Anda susun. Godaan terbesar untuk mereka yang banyak menghabiskan waktu di rumah adalah belanja online, terutama pada perempuan. Terlebih lagi, di masa pemberlakukan social distancing ini, market place berlomba-lomba memberikan diskon belanja. Jika perlu, uninstall aplikasi market place dari smartphone Anda, agar Anda tidak tergoda untuk sering berbelanja, sehingga dompet Anda aman dari pengeluaran yang tidak penting.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!
Daftarkan email Anda dan dapatkan info terupdate dari kami