Ingin Anak Percaya Diri, Terapkan Pola Asuh Autoritatif

Beragam model pola asuh diterapkan para orangtua terhadap anak-anak mereka. Pakar tumbuh kembang, dr Rusmawati SpA MKes dari Klinik Anak Cerdas Ceria Solo menyatakan, model pola asuh yang diterapkan akan berdampak pada karakter seorang anak. Salah satu model pola asuh tersebut adalah pola asuh autoritatif atau demokratis, di mana orangtua memperlakukan anak secara responsif dan rasional.

Ciri-ciri model pola asuh autoritatif adalah anak diberi kesempatan untuk mandiri, namun orangtua masih memegang kontrol internal. Anak diakui sebagai pribadi oleh orangtua dan dilibatkan dalam pengambilan keputusan Orangtua menghargai pilihan dan keputusan anak, namun masih menerapkan batasan-batasan.

Orangtua menetapkan peraturan  dan kesepakatan yang mengatur kehidupan anak. Dalam pembuatan peraturan ini anak dilibatkan, untuk mencapai kesepakatan.  Sehingga saat diberi hukuman karena telah melanggar kesepakatan,  anak mampu menjalani hukuman dengan penuh kesadaran. Orangtua tetap berwibawa sedangkan anak tak merasa dipermalukan.

Dalam pola asuh ini, orangtua selalu memprioritaskan kepentingan anak. Mereka bersikap realistis terhadap kemampuan anak. Ketika anak dinilai mampu, mereka membiarkan anak berusaha sendiri. Ketika anak butuh bantuan, mereka ada di samping anak. Orangtua juga memberikan kebebasan kepada anak namun dalam batasan tertentu.

Dampak pola asuh ini sangat baik. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh percaya diri. Dia mampu bersikap bersahabat kepada siapapun, sehingga disukai di mana-mana. Anak juga mempunyai pengendalian diri yang baik. Dia tidak mudah marah dan tetap memiliki kesadaran diri dalam situasi apapun. Anak juga akan tampil dengan sopan santun di manapun dia berada.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!