Ingat kisah Aga, pelajar SMP yang ditemukan meninggal dunia gantung diri di almari kamarnya? Aga mengalami depresi hingga nekat bunuh diri. Sebelum meninggal, Aga yang anak pintar, sarat prestasi akademik dan juga hafidz (penghafal kitab suci Alquran) sempat menuliskan sejumlah pesan di ponselnya tentang rencananya mengakhiri hidupnya. Sungguh tragis kisah Angga. Jangan sampai terjadi pada anak-anak lainnya.
Depresi adalah salah satu gangguan kesehatah mental yang bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Ada sejumlah kasus lain gangguan mental/kejiwaan pada anak yang apabila tidak dideteksi sejak dini bisa fatal seperti yang dialami Aga. Oleh karena itu masalah ini membutuhkan perhatian serius. Berikut ini adalah tanda-tanda si kecil mengalami gangguan mental:
1. Perubahan mood
Si kecil mengalami perubahan mood. Bisa berupa mania (sangat bersemangat) dan bisa tak punya gairah, merasa sangat sedih (down). Bila ini berlangsung selama dua pekan, saatnya orangtua memberi perhatian. Berkonsultasilah dengan psikolog atau psikiater.
2. Kurang konsentrasi
Anak yang biasanya selalu fokus tiba-tiba kurang konsentrasi dalam pelajaran atau aktivitas lainnya. Banyak termenung dan melamun, akhirnya berpengaruh pada prestasi belajarnya yang turun drastis padahal biasanya prestasi si kecil selalu di rata-rata atas. Bila ini terjadi, waspadalah. Selidiki apa yang terjadi.
3. Perilaku ekstrem
Si kecil melakukan perilaku ekstrem seperti melukai diri sendiri. Jangan ragu untuk segera meminta bantuan pada psikiater.
4. Cemas dan takut berlebihan
Si kecil merasa cemas yang berlebihan (anxiety disosder). Dia mengeluh pada Ibu dan Ayah bahwa dia takut terhadap sesuatu yang sama sekali tidak menakutkan. Dia cemas sesuatu terjadi atau merasa cemas tanpa alasan. Saat mengalaminya kadang diiringi detak jantung cepat dan keringat berlebihan.
5.
Perubahan fisik
Si kecil kehilangan selera makan, sering merasa sakit perut dan kepala pusing.
Akhirnya turun berat badannya secara drastis. Ini juga bisa menjadi tanda-tanda
dia mengalami gangguan mental.
Bila orangtua menemukan salah satu atau beberapa tanda-tanda di atas pada Ananda, segeralah jadwalkan pertemuan dengan psikolog ataupun psikiater. Gangguan mental bisa hilang dengan pengobatan dan pendampingan yang tepat. Deteksi dini gangguan mental akan sangat membantu mencegah sesuatu yang fatal terjadi.