Jadi Ayah ASI, Kenapa Tidak? Ini Tipsnya

Merawat dan mengasuh anak bukan semata-mata tanggungjawab Ibu. Ayah pun punya kewajiban untuk ikut memastikan si kecil mendapatkan yang terbaik demi kesehatan dan kesejahteraannya. Termasuk soal pemberian air susu ibu (ASI). Seperti diketahui, kesuksesan ibu dalam memberikan ASI membutuhkan dukungan penuh dari keluarga, terutama pasangan. Beberapa tahun belakangan ini populer istilah Ayah ASI. Yaitu para suami yang mendedikasikan dirinya untuk terlibat secara sungguh-sungguh menciptakan lingkungan yang kodusif untuk ibu menyusui (Busui). Jadi Ayah ASI, kenapa tidak? Berikut ini tipsnya.

  • Tambah wawasan

Memberikan dukungan, tidak hanya fisik namun juga mental adalah langkah utama menjadi Ayah ASI. Dimulai dari fase ketika Busui sedang mencari berbagai informasi seputar menyusui. Jangan hanya ibu saja yang perlu menambah wawasan seputar ASI, ayah juga harus membekali diri dengan pengetahuan seputar ASI. Jika perlu, Anda dapat bergabung dengan komunitas Ayah ASI yang kini banyak bermunculan baik di dunia nyata maupun online.

  • Ciptakan kondisi rileks

Secara fisik, dukungan yang bisa diberikan Ayah ASI adalah menciptakan kondisi nyaman dan rileks tiap kali si ibu hendak menyusui. Bawakan camilan atau segelas susu hangat untuk si ibu. Berikan pijatan jika Busui tampak kelelahan. Saat ibu bahagia, hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI akan bekerja lebih baik. Jika Anda tidak bisa setiap waktu menemani Busui, berikan hadiah kecil atau SMS mesra yang dapat menjadi mood booster yang baik untuk Busui.

  • Terlibat langsung

Bantu Busui dengan terlibat langsung menangani berbagai kebutuhan si kecil. Selain membantu meringankan beban Busui, ayah juga bisa lebih dekat dengan si kecil dengan sering memandikan, memeluk, ataupun mengajaknya berbincang. Bantu Busui menidurkan si kecil segera setelah proses menyusui selesai. Dengan demikian Busui bisa segera beristirahat, sementara Anda dapat membuat bonding yang lebih erat dengan si kecil.

  • Jadi Manajer

Jadilah manager yang andal. Jika Busui kebetulan adalah ibu bekerja, ayah bisa membantu pasangannya dengan cara menjadi manager yang andal. Anda bisa memulai mengaturnya dengan membantu memilih alat pompa ASI yang perlu dibeli, membuat daftar hal-hal yang diperlukan untuk menyimpan ASI. Anda juga perlu memastikan kebutuhan makanan bergizi dan vitamin bagi Busui terjaga, agar produksi ASI tetap lancar.

  • Jadi Pendengar

Menjadi pendengar yang baik amat penting dilakukan oleh Ayah ASI. Menyusui bisa menjadi rutinitas yang melelahkan bagi seorang ibu, apalagi jika sudah ada lebih dari satu anak yang harus diurus. Sementara si Busui kadang juga tak lepas dari komentar-komentar teman atau kerabat yang tak jarang memerahkan telinga, terkait kondisi si ibu atau bayinya. Jadilah telinga yang baik ketika isteri sedang merajuk karena kelelahan, atau emosi karena mendengar komentar orang. Anda adalah karang pelindung yang harus memberi ketenangan pada Busui, agar si kecil tetap terjamin asupan ASI-nya.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!