Kapan Si Kecil Boleh Minum Es Krim?

Teksturnya yang lembut, dingin dengan beraneka cita rasa membuat es krim digemari oleh banyak kalangan, tak terkecuali anak-anak.  Es krim bahkan mungkin menjadi makanan selingan yang paling digemari anak-anak selain permen coklat. Sebagian orangtua pun tak segan memberikan es krim kepada anaknya, bahkan sejak usia bayi. Sementara sebagian orangtua lainnya melarang keras anak Balitanya diberi es krim. Sebenarnya, kapan ya si kecil boleh mulai makan es krim?

Sejak mendapatkan makanan mendamping ASI (MPASI), ada baiknya si kecil memang mulai diperkenalkan dengan beraneka jenis bahan makanan. Sayuran, buah, daging, ikan dan makanan olahan seperti tahu dan tempe boleh dikenalkan kepada anak. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizinya, memperkenalkan si kecil dengan aneka makanan sekaligus melatih si kecil agar tidak menjadi picky eater, alias suka pilih-pilih makanan.  Tak terkecuali dengan makanan olahan lain seperti keju, yohurt juga es krim.

Para ahli kesehatan menyarankan, Anda dapat mulai memperkenalkan es krim pada anak saat ia mulai berusia 1 tahun. Meski demikian, tetap ada beberapa hal yang musti Anda perhatikan, jika ingin memberi si kecil es krim. Pertama, soal kandungan bahan dalam es krim. Jika anak Anda mengalami intoleransi (alergi) laktosa, sebaiknya hindari es krim yang mengandung susu sapi. Cek pula kandungan pemanis buatan dan bahan pengawet, dua bahan yang riskan untuk bayi. Untuk menghindari si kecil dari kemungkinan tersedak, jangan memberikan es krim yang mengandung potongan buah, kacang atau kepingan coklat.

Anda juga harus memperhatikan kebersihaan dan kemasan es krim. Lebih aman memberikan es krim yang baru dibuka kemasannya. Atau jika model scoop, perhatikan apakah mesin pendinginnya bekerja dengan baik, dan tidak terlalu sering terbuka, yang memungkinkan debu dan lalat masuk. Dan yang tidak kalah penting, berikan es krim saat anak dalam kondisi sehat, tidak sedang batuk, pilek atau mungkin demam.  Makan es krim saat si kecil sakit, mungkin akan memperburuk kondisinya.

Jika anak sudah mulai terbiasa dengan rasa es krim, batas jumlahnya yang Bu. Kandungan gula dalam es krim bisa membuat anak ketagihan makanan manis, sementara terlalu banyak makanan manis dapat merusak gigi dan memicu berat badan berlebih pada bayi. Berikan hanya sekitar 1-2 sendok makan dengan frekuensinya tidak lebih dari 1-2 kali per pekan.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!
Daftarkan email Anda dan dapatkan info terupdate dari kami