Merawat Bayi Baru Lahir di Masa Pandemi

Masa pandemi Covid-19 ini memang melahirkan berbagai hal yang serba baru. Banyak sekali aktivitas-aktivitas baru yang dilakukan sebagai bentuk adaptasi dengan tatanan kehidupan baru. Karena itu, tantangan yang dihadirkan pun selalu baru, termasuk dalam hal merawat sang buah hati. Melahirkan dan merawat bayi di masa-masa ini tentu harus ekstra hati-hati, dan mungkin saja menghadirkan kekhawatiran lebih pada orangtua.

Cara merawat bayi baru lahir pun relatif berbeda dengan saat sebelum Covid-19 mewabah. Berikut ini bisa menjadi panduan para orangtua dalam merawat bayi di masa pandemi:

  • Konsultasi daring

Bayi baru lahir biasanya membutuhkan pemeriksaan berkala oleh dokter, paling tidak hingga dua bulan setelah kelahiran, untuk memantau kesehatan dan pertumbuhannya. Agar bayi terlindungi, upayakan konsultasi dengan dokter dilakukan secara daring, memanfaatkan fasilitas meeting video. Namun demikian, jika ada kondisi-kondisi khusus di mana bayi butuh penanganan langsung dari dokter, maka Anda harus memastikan, saat berangkat, selama pemeriksaan hingga pulang ke rumah, Anda dan bayi tetap terlindungi dari virus dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

  • Vaksinasi

Pastikan bayi Anda mendapatkan vaksinasi  sesuai jadwal.  Anda harus mengingat jadwal pemberian vaksinasi untuk si buah hati. Meskipun dalam keadaan pandemi virus corona, menunda memberikan vaksin pada bayi tidak disarankan, mengingat vaksin sangat penting untuk melindungi bayi terhadap penyakit, seperti meningitis.  Anda dapat berkonsultasi dengan dokter, mencari waktu yang paling aman untuk vaksinasi si kecil.

  • Perhatikan kebutuhan bayi

Pastikan segala kebutuhan bayi selalu tersedia.  Popok sekali pakai, popok kain, perlengkapan mandi, baju sesuai ukuran pertumbuhan, dan obat penurun panas harus tersedia. Meski tidak bisa belanja langsung ke supermarket atau apotek Anda tetaap bisa berbelanja secara Daring.  Agar tak perlu sering berbelanja, Anda bisa membuat stok barang kebutuhan paling tidak untuk dua pekan atau sebulan. Berbelanja secara daring juga memperkecil kemungkinan Anda terpapar virus Corona-2.

  • Bangun support system

Merawat bayi yang baru lahir butuh kerja sama antarkedua pasangan. Diskusikan dengan pasangan, hal-hal apa saja yang bisa dan perlu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab bersama. Pembagian tugas ini perlu agar si Ibu tidak merasa berjuang sendiri. Jika ada kerabat atau orangtua dalam satu rumah, Anda jangan segan meminta bantuan jika diperlukan. Support system yang baik akan mencegah Ibu merasa kewalahan dan akhirnya stres bahkan depresi. Menjaga kesehatan mental juga penting bagi kedua pasangan. Pastikan Ibu mengambil waktu untuk “me time” sebagai jeda dari rutinitas merawat bayi. Ibu yang bahagia adalah kunci bayi yang bahagia.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!