Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Pap Smear Setelah Melahirkan, Perlukah Dilakukan?

Pap smear merupakan metode skrining yang penting untuk dilakukan perempuan yang telah aktif secara seksual. Bagi perempuan menikah, dianjurkan menjalani Pap Smear setidaknya sekali dalam setahun. Tes dilakukan dengan cara mengambil cairan lendir di mulut rahim, untuk dianalisa di laboratorium guna menemukan adanya kelainan. Para ahli ginekolog mengatakan, pap Semar juga penting dilakukan oleh perempuan yang telah memliki anak, atau bahkan baru saja melahirkan.

Sebagian perempuan mengira, mereka tidak perlu tes pap smear setelah memiliki anak. Padahal, terlepas dari apakah Anda mempunyai anak atau tidak, perempuan tetap dianjurkan untuk melakukan tes pap smear secara rutin. Hal ini merujuk pada fakta bahwa kanker serviks dapat menyerang perempuan di usia berapapun. Bahkan, semakin bertambahnya usia, semakin besar risikonya terkena kanker serviks.

American Cancer Society menyebut, perempuan yang pernah melahirkan memiliki risiko 3 kali lebih besar terkena kanker serviks. Para ahli menduga, meningkatnya risiko terkena kanker serviks pada perempuan yang pernah melahirkan disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan, yang membuat sel-sel kanker lebih mudah tumbuh dan berkembang.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan pap smear setelah melahirkan? Yang jelas, Anda harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Hingga 6 atau 8 pekan setelah melahirkan, biasanya perempuan akan masih mengalami pendarahan pasca melahirkan. Melakukan pap smear di masa itu akan berpotensi mendapatkan hasil pemeriksaan yang kurang akurat.

Setelah pendarahan pasca persalinan usia, dokter akan menilik riwayat pemerikaan Anda. Jika sebelumnya Anda pernah melakukan pap smear lebih dari satu tahun silam, atau pernah melakukan pemeriksaan dengan hasil adanya jaringan abnormal, kemungkinan dokter akan segera menganjurkan Anda melakukan tes pap smear kembali. American Pregnancy Association menyebut, saat terbaik untuk melakukan pap smear setelah melahirkan adalah pada 10-20 hari setelah hari pertama haid terakhir.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Pendidikan

  • Momentum Kecil Ini Bisa Bikin Anak Bahagia

    Momentum Kecil Ini Bisa Bikin Anak Bahagia

    Orangtua mana sih yang tidak ingin anaknya bahagia? Pada umumnya, baik ayah maupun ibu, pasti ingin senantiasa bisa membuat buah hati tercinta merasa bahagia. Ya, kebahagiaan bahkan menjadi salah satu...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Tetap Ceria Meski Tak Mudik Lebaran, Ini Caranya!

    Tetap Ceria Meski Tak Mudik Lebaran, Ini Caranya!

    Sama halnya dengan Lebaran tahun lalu, tahun ini pemerintah kembali memberlakukan larangan mudik mengingat pandemi Covid-19 yang hingga kini masih berlangsung. Dengan adanya kebijakan tersebut, tentu...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Ide Hadiah untuk Anak yang Tuntas Puasa Ramadhan

    Ide Hadiah untuk Anak yang Tuntas Puasa Ramadhan

    Saat melatih anak untuk ikut berpuasa di bulan Ramadhan, terkadang ada orangtua yang menjanjikan akan memberikan hadiah jika si anak bisa menjalani puasanya sampai tuntas. Cara ini biasanya dilakukan...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Tips agar Anak Ikut Menjaga Lingkungan Sehat

    Tips agar Anak Ikut Menjaga Lingkungan Sehat

    22 April diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia (Earth Day). Melalui momentum tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan hidup, termasuk anak-...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Merawat Rambut Keriting Anak agar Tetap Sehat

    Merawat Rambut Keriting Anak agar Tetap Sehat

    Anak yang punya rambut keriting itu terlihat unik ya, Ayah-ibu? Tak jarang ia membuat orang yang melihatnya jadi gemas karena penampilan rambutnya tersebut.  Ada beberapa tipe rambut keriting, di...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 26, 2021

Artikel Populer