Janethes
Janethes

Sosial Media kami:

Risiko dalam Pernikahan Jarak Jauh

Karir dan pekerjaan biasanya menjadi alasan utama bagi sejumlah pasangan menikah yang memutuskan untuk menjalani kehidupan pernikahan jarak jauh atau long distance marriage (LDM). Demi mencari nafkah dan mewujudkan cita-cita, impian, dan harapan agar kelak keluarga tercinta memiliki masa depan yang cerah dan lebih baik, beberapa pasangan suami-istri rela melakoni hidup saling terpisah jarak dan waktu. 

Namun keputusan untuk LDM memiliki banyak konsekuensi. Perjuangan dalam pernikahan ini sudah pasti lebih berat dibandingkan dengan pernikahan biasa yang bisa dinikmati pasangan menikah tanpa harus hidup terpisah. Butuh kesiapan mental, komitmen yang kuat, kesepakatan, dan kedewasaan sikap agar suami-istri yang menjalani LDM mampu menghadapi berbagai risiko, di antaranya seperti berikut ini: 

  • Dilanda kesepian

Risiko menjalani LDM adalah baik suami atau istri kerap dilanda rasa rindu, sedih, hingga kesepian, karena yang terkasih tidak bisa selalu berada di sisi untuk menemani hari-hari yang dilalui. Baik suami atau istri harus sering menjalani aktivitasnya sehari-hari sendiri, tanpa didampingi atau dibantu pasangan. Meskipun teknologi saat ini sangat membantu dalam menjalin komunikasi setiap hari, tetap saja tidak bisa menggantikan kehadiran fisik pasangan. 

  • Cemburu berlebihan

Pada situasi dan kondisi tertentu, LDM bisa memunculkan perasaan-perasaan negatif misalnya rasa khawatir terhadap pasangan yang berada jauh di sana, ada rasa curiga, cemburu yang berlebihan hingga tahap posesif. Jika tidak disikapi dengan bijaksana dan dewasa, semua perasaan tersebut berisiko menimbulkan permasalahan bagi hubungan keduanya. 

  • Rawan perselingkuhan 

Kesetiaan suami atau istri akan diuji saat jauh dari pasangannya. Walaupun pada pernikahan biasa tidak tertutup kemungkinan bisa saja terjadi perselingkuhan, risiko ini jauh lebih besar bisa menimpa hubungan LDM. Kehadiran orang ketiga dalam keseharian suami atau istri yang sedang jauh dari pasangan, harus diwaspadai dan lebih baik dihindari. 

Jadi, apakah Anda siap dengan risiko-risiko di atas?

Suka artikel ini? Ayo bagikan!

Artikel Terkait Pendidikan

  • Momentum Kecil Ini Bisa Bikin Anak Bahagia

    Momentum Kecil Ini Bisa Bikin Anak Bahagia

    Orangtua mana sih yang tidak ingin anaknya bahagia? Pada umumnya, baik ayah maupun ibu, pasti ingin senantiasa bisa membuat buah hati tercinta merasa bahagia. Ya, kebahagiaan bahkan menjadi salah satu...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada Mei 3, 2021
  • Tetap Ceria Meski Tak Mudik Lebaran, Ini Caranya!

    Tetap Ceria Meski Tak Mudik Lebaran, Ini Caranya!

    Sama halnya dengan Lebaran tahun lalu, tahun ini pemerintah kembali memberlakukan larangan mudik mengingat pandemi Covid-19 yang hingga kini masih berlangsung. Dengan adanya kebijakan tersebut, tentu...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Ide Hadiah untuk Anak yang Tuntas Puasa Ramadhan

    Ide Hadiah untuk Anak yang Tuntas Puasa Ramadhan

    Saat melatih anak untuk ikut berpuasa di bulan Ramadhan, terkadang ada orangtua yang menjanjikan akan memberikan hadiah jika si anak bisa menjalani puasanya sampai tuntas. Cara ini biasanya dilakukan...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Tips agar Anak Ikut Menjaga Lingkungan Sehat

    Tips agar Anak Ikut Menjaga Lingkungan Sehat

    22 April diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia (Earth Day). Melalui momentum tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan hidup, termasuk anak-...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 30, 2021
  • Merawat Rambut Keriting Anak agar Tetap Sehat

    Merawat Rambut Keriting Anak agar Tetap Sehat

    Anak yang punya rambut keriting itu terlihat unik ya, Ayah-ibu? Tak jarang ia membuat orang yang melihatnya jadi gemas karena penampilan rambutnya tersebut.  Ada beberapa tipe rambut keriting, di...

    Baca selebihnya...

    oleh janethes pada April 26, 2021

Artikel Populer