Si Kecil Kutuan? Ini Fakta tentang Kutu & Cara Menanggulanginya

Kebersihan dan kesehatan si kecil tentu menjadi prioritas Anda para orangtua. Terutama para ibu yang selalu memastikan anak-anaknya memakai pakaian bersih, mengonsumsi makanan yang sehat dan melatih si kecil dengan kebiasaan-kebiasaan baik yang mendukung gaya hidup bersih dan sehat. Lalu suatu hari, Anda menjumpai setitik hitam jatuh dari kepala si kecil. Waduh, si kecil ternyata punya kutu! Jangan keburu panik ya Bu kalau si kecil kutuan. Serangga yang satu ini memang tidak pandang bulu. Ia bisa bercokol di kepala siapa saja, orang dewasa maupun anak kecil. Ini dia fakta-fakta tentang kutu rambut:

  • Kutu juga hidup di rambut bersih

Dulu ada anggapan, kutu hanya bisa hidup di rambut yang kotor dan tidak terawat. Ternyata anggapan itu salah. Pasalnya, kutu juga bisa hidup di rambut yang bersih dan sering dicuci.  Kutu rambut adalah serangga parasit yang ukuran dewasanya kurang lebih sebesar biji wijen. Kutu ini hidup di kulit kepala dengan mengisap darah. Sedangkan telur kutu berwarna kuning atau cokelat, biasanya menempel di dekat pangkal helai rambut. Sekilas tampak seperti ketombe, namun tidak dapat luruh hanya dengan disisir.

  • Sangat mengganggu dan mudah menular

Walaupun tidak menyebabkan gangguan kesehatan serius, kutu rambut sangat mengganggu dan dapat dengan mudah menular ke orang lain. Kutu rambut lebih banyak menular di antara anak-anak usia sekolah TK hingga SD. Pasalnya, anak usia tersebut lebih banyak bermain bersama secara berdekatan, sehingga lebih memungkinkan terjadi kontak rambut. Selain itu, memakai alat-alat seperti sisir, topi, jepit dan aksesoris rambut secara bergantian juga menjadi sarana penularan.

  • Tidak bisa hilang sendiri

Kutu rambut tidak dapat hilang dengan sendirinya. Anda dapat dengan mudah menemukan obat kutu berupa shampoo, krim maupun losion di toko obat atau apotek terdekat. Meski demikian, kutu tidak bisa serta merta hilang dalam satu kali penggunaan obat. Penggunaan obat kutu harus diulang paling tidak sebanyak dua kali.

  • Obat kutu sebagai solusi

Agar efektif, balurkan obat kutu pada rambut sesuai petunjuk penggunaan. Setelah itu keramas rambut dan keringkan. Setelah rambut setengah kering, sisir rambut dengan sisir berjari rapat, agar kutu yang telah mabuk obat bisa luruh. Ulangi pencucian rambut dengan obat setelah sepekan, untuk mematikan kutu yang mungkin baru menetas. Untuk mencegah kutu menular ke anggota keluarga lain, hindari pengunaan bersama sisir. Rendam sisir dan berbagai perlengkapan rambut, seperti jepit rambut, sisir dan bando dalam alkohol atau obat kutu selama sejam, lalu cuci dengan air panas.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!