Punya pasangan hidup dengan minat dan hobi yang sama dengan kita mungkin akan terasa menyenangkan. Berbagai kesukaan itu bisa sering dilakukan bersama-sama. Bahkan sebagian orang menganggap, menikah dengan orang yang sama minat dan hobi bisa awet rukun.
Tapi bagaimana kalau ternyata kita jatuh cinta dan berjodoh dengan orang yang minat dan hobinya jauh berbeda dengan kita? Contohnya, Anda lebih suka menikmati waktu libur dengan hanya di rumah untuk membaca novel-novel kesayangan, sementara suami punya hobi berpetualang di luar rumah seperti naik gunung, susur sungai, dan sebagainya. Suami penggemar berat sepak bola, Anda tidak.
Jangan khawatir. Pasangan suami-istri beda minat dan hobi juga bisa menjalani hari-hari dengan tetap asyik dan seru kok! Memang butuh strategi untuk menjaga keharmonisan hubungan ini. Karena perbedaan yang ada bisa saja memunculkan konflik. Ingin tahu caranya? Simak beberapa tips berikut ini:
- Terima dan hargai
Untuk bisa menyesuaikan diri dengan pasangan, bukan berarti harus kehilangan diri sendiri dengan meninggalkan hal-hal yang menjadi kesukaan masing-masing. Selama hobi itu positif dan tidak merusak, Anda dan pasangan tak perlu saling melarang. Keharmonisan hubungan Anda dan suami/istri bisa dibina dan dijaga dengan saling menerima perbedaan yang ada, saling mengerti, dan menghargai satu sama lain.
- Beri ruang
Mencintai bukan berarti harus melakukan segala hal yang sama dan selalu bersama-sama. Bahagianya pasangan kita bukan hanya bersumber dari kita tapi bisa karena hal lain, salah satunya ia bisa melakukan hobinya. Beri ruang satu sama lain agar masing-masing bisa melakukan hal yang disukainya. Ini akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi Anda berdua dan ini akan membawa dampak positif pada hubungan Anda. Pernikahan akan semakin berwarna saat Anda dan pasangan saling berbagi cerita tentang pengalaman dan kegembiraan yang dirasakan saat melakukan hobi masing-masing.
- Perhatian dan dukungan
Bentuk dukungan bisa dengan saling memberikan perhatian kepada pasangan berkaitan dengan hobinya. Misalnya dengan membelikan peralatan untuk mendukung pasangan melakukan hobinya. Contoh alat masak untuk istri yang hobi memasak, tas ransel atau sepatu untuk suami yang hobi naik gunung, dan sebagainya Hal ini akan membuat pasangan saling respek satu sama lain, serta membuat rasa cinta semakin besar.
- Kompromi
Tidak ada salahnya jika sesekali waktu Anda menemani suami/istri melakukan hobinya. Demikian pula sebaliknya. Anda berdua bisa berkompromi untuk hal ini, untuk menentukan giliran dan melakukannya bergantian. Ini juga bisa membuat pasangan Anda semakin respek pada Anda. Mungkin suami/istri Anda menemani Anda pekan ini, lalu pekan depan giliran Anda menemaninya. Bahkan Anda juga boleh ikut melakukan hobi pasangan Anda bersama pasangan Anda tersebut. Dari situ, Anda berdua bisa mempelajari hal-hal baru, dapat pengalaman baru, bahkan mengenal dunia dari sisi yang lain.