Setiap anak sebaiknya tidur sendiri, terpisah dari orangtuanya. Namun tak dipungkiri itu adalah hal yang sulit bagi sejumlah anak-anak. Kendati demikian bukan tak mungkin melatihnya tidur sendiri kok Bu… Caranya dengan mengikuti tips berikut ini:
1. Siapkan kamar khusus
Balita pada umumnya masih butuh tidur 12 jam-14 jam sehari. Ini dikurangi tidur siang rata-rata 1,5 jam-2 jam. Ibu bisa menyediakan kamar khusus untuknya. Pasang sprei, sarung bantal dan guling serta gorden bergambar karakter kartun kesukaannya. Usahakan interior kamar senyaman mungkin agar si kecil menyukai kamarnya sendiri dan ingin tidur di kamar tersebut.
2. Menyeting situasi
Ketika si kecil sudah menyukai kamarnya sendiri, itu awal yang bagus. Selanjutnya adalah menyeting situasi agar dia mau tidur sendiri di kamarnya. Bila biasanya dia tidur bersama kakaknya, Ibu bisa meminta si kakak menginap di rumah nenek selama beberapa hari. Sehingga mau tidak mau situasi ini akan mendorong adik untuk berani tidur sendiri. Cukup bacakan dongeng, ucapkan selamat tidur, bisikkan kata-kata yang menyemangati dan katakan Ibu ada di sebelah, tidak kemana-mana. Lalu matikan lampu dan biarkan dia mimpi indah.
3. Beri pemahaman
Anak yang usianya di atas dua tahun sudah bisa diajak berkomunikasi. Beri dia pemahaman tentang nyamannya tidur sendiri. Beri argumen yang kuat kenapa sebaiknya anak tidur sendiri dan tidak ada alasan untuk takut. Ajarkan tentang dasar-dasar tidur yang baik.
4. Mulai dari tidur siang
Untuk membangun kebiasaan si kecil tidur sendiri di kamarnya, bisa dimulai dengan tidur siang. Saat siang hari suasana lebih nyaman dan anak lebih fokus. Setelah beberapa hari tidur siang sendiri, yakinkan bahwa dia baik-baik saja walau tidur sendiri. Dan kemudian tibalah waktunya membangun kebiasaan tidur sendiri di malam hari. Selamat mencoba!