Etika Mengajak Anak Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri yang dilaksanakan di selepas Bulan Ramadan tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Di pagi hari, kaum Muslim akan berduyun-duyun mendatangi lapangan atau masjid untuk mengagungkan nama Allah SWT. Laki-laki, perempuan, tua dan muda akan berbaur merayakan kemenangan di hari yang Fitri. Orangtua yang memiliki anak balita tentu juga ingin membawa buah hatinya merasakan kehangatan dan suasana Salat Idul Fitri. Namun penting kiranya, orangtua paham akan etika membawa si kecil ke lokasi ibadah yang dihadiri orang banyak.

Sebelum berangkat, orangtua perlu berkomunikasi dengan si kecil tentang bagaimana harus bersikap saat di lokasi. Meski anak belum sepenuhnya mengerti, anak yang diajak berkomunikasi akan lebih mampu mempersiapkan dirinya, bertemu banyak wajah asing, di lokasi yang mungkin juga asing baginya. Anak harus diajari paham etika ketika berada di lokasi ibadah yang diikuti orang banyak.

Sebelum berangkat, pastikan anak sudah buang air kecil atau buang air besar terlebih dahulu. Anda tentu tidak ingin mengganggu kekhusukan beribadah jamah yang lain karena harus mondar mandir ke toilet mengantarkan si kecil bukan? Ada baiknya memakaikan popok sekali pakai, agar lebih praktis. Pastikan pula anak dalam keadaan kenyang, agar tidak rewel selama di masjid atau lapangan.

Pakaikanlah baju yang nyaman dan sopan untuk si kecil. Usahakan yang berbahan katun dan lembut di kulitnya agar ia merasa nyaman dan tidak rewel. Jika perlu, bawa beberapa mainan kesukaan si kecil, namun pastikan mainan tersebut tidak menimbulkan bunyi-bunyian menimbulkan suara yang mungkin menggangu kekhusyukan Salat Idul Fitri. Sebelum melaksanakan salat, instruksikan pada si kecil untuk duduk di samping Anda dan tidak mengeluarkan suara yang berisik. Untuk anak yang sudah biasa melaksanakan salat atau mampu mengikut gerakan salat di rumah, sebaiknya ajak mereka untuk sekalian menjadi jamaah Salat Id. Dengan demikian, mereka bisa ikut merasakan bagaimana beribadah bersama banyak orang lainnya. Jika si kecil mampu menjaga perilaku selama Salat Id, jangan segan memberikan pujian. Dengan begitu anak akan merasa bangga karena sudah bisa ikut salat Idul Fitri bersama ayah dan ibunya dengan baik.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!