Ini Lho, Efek Kebanyakan Minuman Bersoda

Minuman bersoda dalam kemasan kini agaknya telah menjadi bagian dari gaya hidup. Apalagi dengan terpaan iklan di berbagai media yang mempertontonkan betapa segarnya minum minuman bersoda dingin, di tengah gerahnya cuaca musim panas. Eit, tapi jangan salah, meski memiliki rasa yang menyegarkan dan sensasi menggelitik di tenggorokan, minuman bersoda bukanlah minuman yang boleh dikonsumsi terlalu sering. Ada efek buruk yang jika Anda kebanyakan minuman bersoda. 

Minuman bersoda, atau minuman berkarbonasi, umumnya mengandung pengawet, pewarna dan pemanis buatan. Beberapa penelitian mengaitkan minuman bersoda dengan berbagai masalah kesehatan terutama apabila Anda mengonsumsi terlalu sering. Menurut penelitian dalam satu kemasan minuman bersoda ukuran 350 ml, mengandung kalori sekitar 100 kalori, 40 gram gula, atau 9 sendok teh gula. Sementara, asupan gula untuk tubuh idealnya tak lebih dari 4 sendok per hari.

Perlu diketahui, konsumsi gula yang tidak dikontrol, berkaitan dengan penyakit kronis seperti gangguan metabolisme, diabetes, hipoglikemia, candidiasis, atau lemahnya sistem imun. Sebuah penelitian mengungkapkan, konsumsi minuman bersoda 2 kali sehari dapat membuat kerusakan pada ginjal. Selain itu, penelitian menemukan minum minuman yang mengandung pemanis akan meningkatkan risiko penyakit jantung sebanyak 20%, demikian pernyataan Harvard School of Public Health. Ingat, diabetes juga merupakan salah satu penyakit yang bisa memicu penyakit yang lain, misalnya stroke dan penyakit jantung koroner.

Para ahli menduga, Phosphoric acid dan kafein yang terkandung dalam soda juga menyebabkan osteoporosis. Dalam suatu penelitian ditemukan, perempuan yang diketahui mengonsumsi 3 porsi minuman bersoda dalam sepekan, rata-rata 4% memiliki tulang keropos pada bagian pinggang dibanding para perempuan yang mengonsumsi minuman lain. Kadar gula yang tinggi seperti fruktosa dan glukosa, selain asam pada soda bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi. Gigi Anda jadi menguning dan mudah berlubang. 

Kalori tinggi dari minuman bersoda yang masuk ke dalam tubuh bisa meningkatkan risiko obesitas, pada orang dewasa juga anak-anak. Sistem pencernaan juga dapat terganggu dengan gas yang diakibatkan oleh minuman bersoda. Jika Anda memiliki gangguan pencernaan seperti iritasi usus, penyakit asam lambung, maag hingga tukak lambung, minuman bersoda justru akan memperburuk kondisi. Dari paparan di atas, pembatasan konsumsi minuman bersoda memang perlu demi kesehatan kita. 

Suka artikel ini? Ayo bagikan!