Ini Lho, Makanan yang Bikin Sperma Oke

Setiap pasangan suami istri (Pasutri) yang berencana memiliki anak tentu akan membuat sejumlah persiapan dan perencanaan untuk kehamilan. Untuk memiliki bayi yang sehat, tentu diawali dengan kehamilan yang sehat, persiapan pun perlu dilakukan jauh sebelum pembuahan terjadi. Dalam merencanakan kehamilan, bukan hanya menjadi tanggungawab perempuan lho. Kedua belah pihak harus sama-sama memperbaiki pola hidupnya. Sebagai penyumbang DNA terbesar, laki-laki juga perlu menjalani hidup sehat. Sejumlah penelitian menyebutkan, makanan yang dikonsumsi seorang laki-laki berkontribusi pada kualitas sperma dan peluang memiliki anak.

Rendahnya jumlah sperma juga telah dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti kurangnya seng atau vitamin dalam tubuh seorang laki-laki. Jadi, sangat penting bagi calon ayah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi berikut untuk meningkatkan kualitas sperma secara alami. Ada beberapa jenis nutrisi yang harus dipenuhi calon ayah untuk memiliki sperma yang berkualitas. Pertama, makanan dengan antioksidan yang tinggi. Antioksidan berfungsi membantu meningkatkan pergerakan sperma dan mencegah terjadinya kerusakan. Anda bisa mendapatkan asupan antioksidan dari anggur, buah beri (blueberi, stroberi, dan rasberi), sayuran hijau (bayam, selada, dan brokoli), wortel, ubi manis, kacang-kacangan, teh, dan mengonsumsi biji-bijian utuh.

Makanan yang mengandung asam folat atau vitamin B9 penting untuk mendapatkan kualitas sperma yang baik. Menurut penelitian, pria yang kekurangan vitamin ini sulit memproduksi sperma yang berkualitas. Anda bisa mendapatkan asam folat dari sayuran hijau, kacang-kacangan, sereal dan buah-buahan sitrus (lemon, jeruk mandarin, dan jeruk nipis). Sementara itu makanan yang kaya akan zinc dapat mencegah laki-laki mengalami infertilitas atau mandul. Sumber zinc banyak dijumpai pada makanan seperti kepiting, tiram, lobster, daging sapi, dan daging ayam. Pun, sperma yang sehat dapat dihasilkan oleh tubuh yang tercukupi zat selenium. Anda bisa mendapatkan selenium dari ikan tuna, sarden, udang, daging sapi, hati sapi, nasi merah, telur, bayam, dan oatmeal.

Perlu diketahui, sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi, misalnya pada hari ini, dibentuk sejak tiga bulan yang lalu. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan penambah kualitas sperma setidaknya selama masa pembentukan sperma ini. Jika makanan tadi telah dikonsumsi untuk membantu meningkatkan kualitas sperma, ada baiknya pula Anda menghindari faktor-faktor yang memperburuk atau memicu rusaknya sperma. Beberapa hal yang bisa memicu rusaknya sperma yaitu, stres, merokok, mengonsumsi alkohol atau narkoba, obesitas, sering terpapar radiasi atau sinar X dll. Agar usaha memiliki momongan berjalan maksimal, pastikan pihak istri (perempuan) juga menjalani gaya hidup sehat yang sama.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!