IUD Mengganggu Kenyamanan Hubungan Seks?

Mengatur jarak kehamilan dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik untuk pihak perempuan maupun laki-laki. Untuk perempuan, mengatur jarak kelahiran dapat dilakukan dengan alat kontrasepsi berupa terapi hormon, obat, hingga IUD (intra uterine device). Tiap-tiap metode memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Salah satu contohnya misalnya alat kontrasepsi IUD. Alat kontrasepsi IUD memiliki keunggulan utama yaitu masa kerjanya yang panjang. Namun demikian, juga muncul pertanyaan seputar penggunaan alat ini, yaitu, apakah IUD mengganggu kenyamanan hubungan seks?

Alat kontrasepsi IUD memang merupakan metode kontrasepsi yang paling praktis digunakan. Cara pakai alat yang berbentuk mirip huruf T ini adalah dengan dimasukkan ke dalam rahim. Terdapat benang di ujung alat, yang memudahkan tenaga kesehatan untuk mencabutnya bisa diperlukan. Sekali pasang, alat ini bisa bekerja untuk waktu 3 hingga 5 tahun, bahkan ada yang mencapai 10 tahun. Selain praktis, alat ini juga paling efektif sebagai metode penundaan kehamilan. Ada dua jenis IUD yang biasa digunakan yaitu IUD hormonal dan UID non hormonal (IUD tembaga).  

Pertanyaan seputar penggunaan IUD di antaranya tentang kemungkinan alat bergeser dari tempatnya. Menurut para ahli, sangat kecil kemungkinan IUD bergeser dari tempatnya. Karena itu untuk memantau keberadaan alat, perempuan pengguna IUD disarankan memeriksakan diri paling tidak tiap 6 bulan sekali, atau jika ada keluhan nyeri perut sering dan atau pendarahan.

Benang yang terdapat di ujung IUD sengaja didesain menjulur keluar untuk memudahkan pencabutan dan mengontrolnya. Benang inilah yang kadang dirasa pihak laki-laki agak mengganggu saat melakukan penetrasi. Rasa “menusuk” saat berhubungan seks, biasanya disebabkan oleh benang IUD yang menjulur keluar dari mulut rahim. Rasa tertusuk mungkin juga terjadi karena batang IUD melorot ke mulut rahim. Meski demikian, gangguan yang ditimbulkan tidak signifikan sampai membuat selera seks menurun.

Pada sisi perempuan, sebenarnya tidak terjadi perbedaan dalam urusan seks terkait pemasangan IUD. Para ahli kebidanan justru mengatakan, seks akan lebih spontan ketika Pasutri tidak memiliki kewajiban untuk rutin mengonsumsi kontrasepsi oral. IUD membuat Pasutri tak perlu repot-repot menggunakan kontrasepsi lain. Jadi tak perlu khawatir, karena IUD yang terpasang dengan baik tidak akan mengganggu hubungan seks Anda dan pasangan.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!