Mencegah Obesitas pada Anak

Anak mengalami obesitas tentu bukan sesuatu yang diharapkan. Kasihan kan Bu, kalau melihat anak kurang leluasa bergerak karena obesitas. Anak dengan obesitas juga berpotensi rendah kepercayaan dirinya, karena merasa postur tubuhnya tidak seindah kawan-kawannya. Walau terkadang kasus ini sulit dihindari. Apalagi bila ada bakat turunan dalam keluarga.

Namun obesitas pada anak sebenarnya bisa dicegah. Untuk mencegahnya, diperlukan strategi tersendiri, dan kerja sama antara orangtua dan si anak. Ikuti tips berikut ini untuk membantu mencegah obesitas pada anak:

  • Pengaturan diet

Diet yang diatur sedemikian rupa berperan penting dalam mencegah obesitas. Biarkan anak makan teratur tiga kali sehari. Bila setelah makan masih lapar, sediakan camilan. Namun jangan menyediakan sembarang camilan. Hindari camilan yang berkalori tinggi, karbohidrat, apalagi lemak. Sebagai gantinya, berikan buah-buahan dan sayuran.

  • Peningkatan aktivitas fisik

Peningkatan aktivitas ini bukan berarti anak harus  berolahraga rutin atau mengikuti program fitness. Namun arahkan anak untuk memilih permainan yang memaksanya untuk bergerak sehingga membuatnya berkeringat. Namun bila memang anak mempunyai minat, tak ada salahnya memasukkan dia ke klub olahraga misalnya basket, taekwondo atau sepakbola. Bisa juga gabung di klub menari baik tradisi, tari modern ataupun balet.

  • Perubahan perilaku

Perubahan perilaku ini menyangkut perilaku makan dan kebiasaan sehari-hari. Perubahan perilaku makan dapat dilakukan dengan menghentikan atau menghindari kebiasaan mengemil makanan berkalori tinggi seperti cokelat, es krim. Ganti dengan mengemil buah-buahan serta aneka sayuran. Bila ke sekolah biasa diantar dengan kendaraan, maka bila memungkinkan untuk anak yang sudah agak besar bisa diganti dengan bersepeda sendiri. Untuk mendukung anak agar berolahraga, orangtua bisa menjadwalkan acara jalan kaki atau bersepeda bersama, misal setiap pagi pada hari libur.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!