Mengelola Uang Lebaran Anak

Saat lebaran, biasanya anak-anak akan mendapat uang dari sanak saudara. Kalau dijumlah, nilainya biasanya lumayan. Bisa mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah. Namun karena yang punya hak masih anak-anak, hendaknya orangtua turut campur mengelolanya. Bila tidak, bisa-bisa uang itu lenyap karena dibelanjakan barang tanpa pikir panjang. Bisa juga malah  hilang tak berbekas. Sayang, kan?

Berikut ini adalah panduan bagi orangtua untuk membantu mengelola uang Lebaran anak:

  • Bantu membelanjakan
    Tanyakan kepada Ananda, apakah uangnya akan dibelanjakan atau disimpan. Apabila uang itu akan dibelanjakan, orangtua berkewajiban mengarahkan. Beri pertimbangan kepada anak untuk membelanjakan uangnya dengan barang yang dibutuhkan. Saat berbelanja, dampingi ananda dan pilihkan barang yang baik. Sebaiknya tidak seluruh uang dibelanjakan. Sisihkan sebagian untuk disimpan.
  • Ajarkan kebiasaan menabung
    Saat Lebaran, adalah waktu yang tepat bagi orangtua untuk mengajarkan anak menabung. Jelaskan manfaat kalau punya tabungan. Bawa dia ke bank, buka rekening khusus untuk anak-anak atas nama dia sendiri. Setiap dia mendapat uang, masukkan ke rekening tersebut. Anak akan berlatih untuk hemat dan cermat menggunakan uang.
  • Beri kepercayaan menyimpan sendiri
    Untuk anak yang sudah agak besar dan apabila jumlah uang tidak terlalu banyak, orangtua bisa mencoba menanamkan kepercayaan dengan membiarkannya menyimpan sendiri uangnya. Orangtua hanya perlu mengajarkan bagaimana caranya. Dengan diberi kepercayaan menyimpan uangnya sendiri, anak juga akan belajar tanggungjawab. 
  • Berbagi
    Saat Lebaran, waktunya anak mendapat penjelasan tentang indahnya berbagi. Beritahukan kepada anak bahwa di dalam rezeki kita, ada hak orang-orang yang membutuhkan. Sarankan kepada anak untuk menyisihkan sebagian rezeki uang Lebarannya untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan
Suka artikel ini? Ayo bagikan!