Pertimbangan Memilih Sekolah Buat Si Kecil

Si kecil sudah menginjak usia sekolah. Tahun ajaran baru pun segera dimulai. Para orangtua tentu sudah mulai mencari pandangan sekolah mana yang bakal menjadi tempat si kecil menimba ilmu. Saat ini begitu banyak lembaga pendidikan negeri maupun swasta yang menawarkan berbagai program unggulan untuk anak didik. Saking beragamnya, kadang orangtua jadi bingung menentukan pilihan. Agar tak salah pilih, ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan saat memilih sekolah untuk si kecil:

  • Fokus pada anak

Pertimbangan yang paling utama harus diperhatikan adalah faktor si anak, karena merekalah yang nantinya bakal menjadi aktivitas rutin di sekolah. Anak tidak boleh dipaksa masuk sekolah tertentu karena keinginan orangtua. Anak-anak harus belajar dengan hati gembira. Bagaimana karakter si kecil, kemampuan dan kemauannya harus menjadi pertimbangan utama. Untuk itu, orangtua harus betul-betul mengenali karakter si kecil, termasuk taraf kemampuannya dan apa yang diinginkan si anak dari sebuah institusi pendidikan.

  • Kurikulum

Kurikulum dan program belajar sekolah menjadi pertimbangan kedua. Anak dengan karakter pendiam, agak tertutup dan tidak menyukai kegiatan fisik tentu tidak cocok dengan program sekolah alam, atau juga full day school. Sementara anak dengan bakat di bidang olahraga sebaiknya dimasukkan ke sekolah yang memiliki program olahraga. Demikian juga untuk mereka yang memiliki bakat seni. Anak dengan kemampuan berbahasa yang di atas rata-rata, ideal jika dimasukkan ke sekolah dengan tambahan materi bahasa asing.

  • Tenaga pengajar

Pertimbangan ketiga yang perlu diperhatikan adalah kualitas tenaga pengajar, serta sarana dan prasarana belajar. Anda bisa melakukan observasi lingkungan sekolah sambil mengajak serta si kecil, untuk mengetahui kualitas sarana dan prasarana sekolah. Arena bermain, kantin, toilet dan sarana penunjang kegiatan belajar lainnya perlu Anda periksa. Berinteraksi langsung dengan tenaga pengajar  dan staf juga penting untuk mencari tahu kualitas dan kompetensi mereka.

  • Kemampuan orangtua

Kemampuan orangtua menjadi pertimbangan berikutnya. Kemampuan di sini tidak hanya dalam hal finansial namun juga berkaitan dengan rutinitas harian, antar jemput misalnya. Pertimbangan dari segi biaya, apakah dana pendidikan yang dibutuhkan masih bisa diatasi, atau justru memberatkan. Jangan sampai biaya sekolah justru mengancam stabilitas finansial keluarga. Demikian juga dengan kemampuan orangtua terkait rutinitas sekolah. Jarak rumah ke sekolah perlu menjadi pertimbangan. Belum lagi jika kedua orangtua bekerja, rutinitas antar jemput bisa jadi masalah jika sekolah si kecil terlalu jauh dari rumah.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!