Tips Sukses Membesarkan Anak Tunggal

Anak tunggal dalam sebuah keluarga tentu mendapatkan perhatian dan limpahan kasih sayang maksimal dari kedua orangtuanya. Itulah kenapa, muncul stereotip yang kerap dilekatkan kepada anak tunggal: manja, egois, susah bergaul dan selalu ingin menang sendiri. Padahal, tidak selalu demikian adanya. Anak tunggal juga dapat tumbuh menjadi anak yang toleran, easy going, mandiri serta bertanggungjawab. Kuncinya tentu ada pada bagaimana cara orangtua membesarkan si anak tunggal. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua dalam membesarkan anak tunggal menjadi pribadi yang postif.

Perlu diketahui, sikap positif seperti mandiri, toleransi dan easy going tidaklah datang dengan sendirinya. Orangtua harus menanamkan pola asuh yang benar sejak dini. Sering-seringlah mengajak anak untuk bermain bersama teman sebayanya, di luar lingkungan rumah. Dorong anak untuk bermain dalam kelompok atau yang sifatnya kolabratif. Di sana anak akan berajar tentang keberadaan orang lain, bagaimana bekerja sama dengan orang lain. Ajak pula anak untuk peduli dan sering berbagi. Contohnya, ketika merayakan ulangtahun, ajak anak untuk datang ke panti asuhan, untuk berbagi kebahagiaan. Melalui aktivitas tersebut, anak akan belajar berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Jangan bersikap over protective. Lumrah ditemui orangtua yang berusaha benar melindungi anak tunggalnya dari sakit, kegagalan, atau apapun yang mendatangkan kekecewaan bagi si anak. Bersikap over protective hanya akan membuatnya tumbuh menjadi anak yang tidak mandiri dan kurang percaya diri. Karena itu, biarkan anak mengeksplorasi apapun sesuai minatnya. Dorong anak berkompetisi, misalnya dalam bidang olahraga atau seni, sehingga anak belajar tentang konsitensi, belajar tentang menang kalah dan bagaimana mengatasi emosi setelah merasakan menang atau kalah. Dengan demikian, rasa percaya diri anak-anak terasah.

Ajari anak untuk menjadi pribadi yang bertanggungjawab, mulai dari hal-hal kecil. Misalnya, memberesi mainannya sendiri, mencuci piring dan gelas sesudah makan juga memberesi tempat tidurnya sendiri. Dengan melatihnya melakukan berbagai hal sendiri mulai dari hal-hal sederhana, si kecil akan belajar bertanggungjawab atas dirinya sendiri, dan tidak bergantung kepada oranglain, entah itu orangtua atau asisten rumah tangga. Lakukan tips membesarkan anak tunggal di atas sedari dini, agar nantinya si kecil tumbuh menjadi pribadi positif seperti yang Anda harapkan.

Suka artikel ini? Ayo bagikan!