Tekanan darah tinggi atau hipertensi umum diketahui sering menyerang orang dewasa atau lanjut usia. Hampir semua orang dapat mengalami tekanan darah tinggi, terutama orang dewasa dengan gaya hidup tak sehat. Tapi siapa nyana, hipertensi ternyata juga bisa menimpa anak-anak lho. Seperti halnya pada orang dewasa, hipertensi pada anak-anak juga harus ditangani secara serius. Para orangtua juga perlu tahu penyebab dan cara mengatasi hipertensi pada anak.
Hipertensi merupakan kondisi di mana darah yang dipompa memiliki tekanan yang terlalu kuat ke pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan organ tubuh lain. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab hipertensi pada anak. Di antaranya adalah penyakit bawaan lahir. Hipertensi pada usia kanak-kanak kebanyakan disebabkan oleh beragam kondisi kesehatan lain seperti penyakit jantung bawaan, penyakit ginjal, gangguan hormonal, maupun kelainan genetik.
Terlalu banyak makan, terutama makanan yang mengandung gula bisa menjadi salah satu penyebab utama kelebihan berat badan dan obesitas pada anak, yang kemudian menyulut hipertensi. Hipertensi yang dipicu oleh obesitas lebih sering dialami anak usia 7 tahun ke atas. Gaya hidup statis atau kurang gerak juga dapat menjadi pemicu hipertensi pada anak. Karena itu, jangan biarkan anak terlalu banyak duduk diam misalnya karena menonton TV, bermain game di PC ataupun telepon genggam.
Hipertensi juga lebih sering dialami oleh anak-anak dari keluarga dengan riwayat hipertensi, Diabetes tipe 2 atau kolesterol tinggi. Anak laki-laki, perokok pasif, memiliki gangguan tidur, dan sedang menjalani pengobatan tertentu, juga lebih berisiko mengalami hipertensi. Tegak diagnosis hipertensi pada anak tentu hanya bisa dilakukan setelah dokter melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan meneliti riwayat kesehatan anak dan keluarga inti. Orangtua disarankan melakukan pemeriksaan tekanan darah sejak anak berusia 3 tahun. Perlu diketahui, hipertensi sering kali tidak didahului gejala apapun. Namun, kondisi hipertensi yang tergolong serius dan perlu segera penanganan dokter dapat dikenali dari gejala sakit kepala, muntah, jantung berdebar, sesak napas, kejang, atau nyeri dada. Bila si kecil mengalami keluhan ini, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara seksama.