Bahagia rasanya saat si kecil yang dinanti-nanti selama 9 bulan lebih telah lahir. Tapi baru juga lahir, kok kulitnya tampak kering ya? Malah ada yang mengelupas, atau ngglodoki dalam istilah Jawa. Ini terjadi di beberapa bagian tubuhnya. Ada yang di tangan, pergelangan kaki, dan telapak kaki. Berbahayakah ini?
Jangan khawatir, Bu. Kulit kering pada bayi yang baru lahir, bahkan ada yang mengelupas, itu sebenarnya normal kok. Kondisi tersebut mungkin akan berlangsung selama beberapa hari pada pekan-pekan pertama kelahirannya.
Perlu diketahui bahwa kulit bayi baru lahir yang kering dan mengelupas tersebut pada umumnya adalah vernix, yaitu lapisan tebal yang melindungi kulit bayi dari cairan ketuban. Setelah terkelupas, vernix akan tergantikan oleh lapisan terluar kulit.
Proses pengelupasan vernix pada umumnya terjadi dalam 1 hingga 3 pekan. Pada bayi prematur, prosesnya bisa memakan waktu lebih lama. Banyak atau sedikitnya vernix yang melapisi kulit bayi antara bayi satu dengan lainnya bisa berbeda-beda. Hal ini juga bisa mempengaruhi lamanya proses pengelupasan vernix tersebut.
Meskipun kulit kering dan mengelupas pada bayi baru lahir ini normal dan tidak berbahaya, ada baiknya bila ibu tetap memberikan perawatan agar kulit si kecil tetap sehat. Salah satunya dengan selalu menjaga agar kulit bayi tetap lembab dengan mengoleskan pelembab pada kulit bayi. Tapi pastikan penggunaan produk-produk bayi seperti sabun, sampo, lotion, dan lain-lain yang aman untuk kulit si kecil yang relatif masih sensitif. Jangan gunakan produk atau lainnya yang memicu kulit bayi menjadi kering.