Air susu ibu (ASI) langsung keluar dengan lancar setelah ibu melahirkan. Produksinya pun melimpah. Pelekatan mulut bayi dengan payudara ibu saat menyusui juga sudah benar posisinya. Tapi mengapa setiap kali menyusu, si kecil justru terlihat kesulitan menghisap ASI? Menyusunya lama, tapi mengapa terlihat seolah tidak pernah puas dan sering saja rewel karena merasa lapar?
Apakah bayi ibu mengalami kondisi seperti yang disebutkan di atas? Jangan buru-buru panik, Bu. Sebaiknya ibu cari tahu dulu penyebabnya. Cobalah cek, mungkin saja bayi Anda mengalami tongue tie.
Tongue tie adalah kondisi frenulum atau tali lidah yang pendek atau tebal sehingga dasar lidah bayi melekat pada dasar mulutnya. Kondisi tersebut menyebabkan gerakan lidah sangat terbatas. Kelainan ini dapat dialami oleh beberapa bayi yang baru lahir, terutama bayi laki-laki.
Jangan khawatir, Bu. Kelainan ini tidak berbahaya. Dokter biasanya akan menyarankan untuk melihat perkembangan si kecil terlebih dulu. Seiring berjalannya waktu, frenulum lidah bayi bisa merenggang. Selama proses tersebut ibu biasanya hanya disarankan untuk menyesuaikan posisi menyusui yang tepat hingga bayi bisa mengisap ASI dari payudara ibu dengan baik.
Namun pada kasus tertentu, tongue tie memang perlu penanganan dari dokter spesialis dengan prosedur insisi, yaitu pembedahan untuk memotong tali lidah. Tindakan ini akan dilakukan terutama jika kelainan tersebut berdampak bayi sangat terganggu saat menyusu.
Tenang saja, Bu. Ini hanya teknik bedah yang tergolong ringan kok. Jadi tak perlu takut ketika dokter menyatakan bayi ibu harus dibedah dengan prosedur ini. Setelah diinsisi, bayi bisa langsung disusui. Biasanya setelah ini lidah bayi bisa bergerak lebih leluasa sehingga ia tidak akan kesulitan lagi saat menyusu.