Bayi, apalagi yang baru lahir membutuhkan popok khusus bagi kulitnya yang masih sangat lembut dan rawan. Frekuensi pipis dan pengeluaran kotoran lunak pada bayi baru lahir lebih tinggi dibanding bayi yang sudah agak besar. Ini tentu menyebabkan stok popok yang tersedia di rumah pun cepat habis. Tingginya frekuensi penggantian popok pada gilirannya menyebabkan pengeluaran ibu untuk popok menjadi besar.
Rata-rata bayi baru lahir berganti popok sebanyak 6-7 kali per hari. Apabila harga popok Rp 2.000 per lembar, kebutuhan popok per hari antara Rp 12.000-Rp 14.000. Dalam satu bulan berarti pengeluaran untuk popok bayi saja mencapai Rp 360.000-Rp 420.000. Belum pengeluaran untuk kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, orangtua harus pintar dan jeli dalam berbelanja popok bayi. Berikut ini adalah tips bagi orangtua saat berbelanja popok bayi sekali pakai:
1. Rajinlah mengecek iklan di media cetak dan juga situs belanja online untuk mengetahui program diskon yang ada. Pastikan juga mendapatkan selebaran saat Anda berbelanja ke supermarket agar mengetahui program-program yang membuat Anda bisa berhemat.
2. Belilah popok dalam kuantitas kecil saja dalam sekali pembelian. Kadang para ibu ingin mengurangi biaya pengeluaran popok setiap harinya. Ini membuat Ibu pilih membeli popok secara grosir atau dalam jumlah banyak sekaligus. Padahal dalam kurun waktu 1-2 bulan, tubuh bayi akan bertumbuh besar. Di bulan-bulan berikutnya, si kecil akan membutuhkan ukuran popok yang lebih besar seiring dengan pertumbuhannya. Sehingga popok ukuran kecil tak terpakai. Ini berarti pemborosan selain mubazir. Sayang kan?
3. Cobalah popok dari berbagai merek, supaya Anda tahu merek mana yang paling cocok untuk bayi Anda. Sebab ada bayi yang tak cocok dengan merk tertentu tapi cocok dengan merk lainnya.
4. Sediakan popok kain sebagai alternatif yang ekonomis. Popok kain yang lembut untuk kulit bayi ini, jauh lebih ekonomis dan ramah lingkungan dibandingkan dengan popok sekali pakai. Kelebihan popok kain adalah memudahkan ibu untuk mengetahui kapan si kecil pipis atau buang air besar. Ada baiknya untuk membagi penggunaan popok kain dan popok sekali pakai. Popok kain baik digunakan saat berada di rumah saja.