Tips Tetap Bahagia di Era New Normal
Juni 17, 2020 in Pendidikan
Kebijakan adapatasi kebiasaan baru (new normal) sudah didengungkan. Kebijakan untuk membuka akses tempat-tempat publik (meski dengan aturan dan batasan tertentu) membuat lega sebagian orang. Mereka yang sudah terlalu lama merasa terkungkung karena harus #dirumahaja tentu bahagia, karena memiliki kesempatan untuk bepergian. Bisa beribadah ke masjid, nongkrong di kafe atau makan di mal. Meski demikian, ada sebagian pula yang merasa masih harus menahan diri, membatasi bepergian.
Faktanya, kurva pertambahan pasien positif Covid—19 memang belum juga turun. Penerapan new normal di sebagian daerah justru menaikkan kecemasan bagi sebagian orang lainnya. Sementara kecemasan yang berlebihan dan tidak dikelola akhirnya dapat mengganggu kondisi psikis. Mental drop, imun jelek, jadinya mudah sakit. Membangun rasa bahagia dalam diri menjadi penting agar imunitas diri terjaga. Hati yang bahagia adalah salah satu kunci mencegah datangnya penyakit. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga perasaan tetap bahagia di masa pandemi ini:
- Cukup gizi
Pertama, tentu berkaitan dengan sumber energi tubuh, yaitu makanan. Kecukupan gizi akan membuat tubuh kita terkondisikan dengan baik. Makanan yang sehat dan gizi yang tercukupi penting agar tetap bahagia. Jadi, pastikan menu makanan harian Anda sehat dan bergizi ya.
- Olahraga
Olahraga rutin bisa menaikkan mood. Berkeringat karena olahraga terbukti dapat memperbaiki suasana hati. Ada juga penelitian yang membuktikan, berjalan kaki selama 15 – 20 menit bisa membuat suasana hati selalu terjaga sehingga hati tetap merasa bahagia. Untuk olahraga, jangan latah ya. Meski new normal, tetap tidak disarankan berolahraga dalam rombongan, seperti jogging atau bersepeda bersama-sama. Jogging sendirian di sekitar rumah dengan mengenakan masker, kaus dan celana panjang sudah cukup sebagai modal mood booster.
- Tekuni hobi
Punya hobi memasak? Menyanyi? Menanam bunga? Luangkan waktu untuk mengerjakannya. Paling tidak selama sekali dalam sepekan. Terutama untuk mereka yang masih bekerja di rumah, menjalankan hobi bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan. Unggah hasil hobi Anda di akun media sosial, untuk menyebarkan vibrasi kebahagiaan yang Anda rasakan. Bukankah kebahagiaan itu menular?
- Saring informasi
Saring dan batasi informasi soal Corona yang Anda konsumsi. Seperti kita ketahui bersama, pandemi Covid-19 ini juga dibarengi dengan fenomena infodemik, di mana informasi terkait wabah ini membanjiri semua kanal informasi, baik mainstream maupun bukan. Agar tidak merusak ketenangan mental, batasi akses berita soal Corona, seperlunya saja. Pilihlah sumber-sumber informasi terpercaya, seperti saluran resmi pemerintah atau WHO. Waspadai konten-konten hoaks yang dapat memengaruhi kondisi mental Anda.
Kamu mungkin tertarik dengan
Pernikahan Terasa Hambar? Coba Atasi dengan Cara ini
oleh janethes / Juni 17, 2020
Pernikahan Terasa Hambar? Coba Atasi dengan Cara ini
Dalam mengarungi bahtera rumah tangga, ...
oleh janethes / Juni 17, 2020
Menumbuhkan Kepekaan Sosial pada Anak
oleh janethes / Juni 17, 2020
Menumbuhkan Kepekaan Sosial pada Anak
Banyak faktor yang mempengaruhi gaya ...
oleh janethes / Juni 17, 2020
Mengatasi Anak Takut Gelap
oleh janethes / Juni 17, 2020
Mengatasi Anak Takut Gelap
Setiap mati lampu, anak selalu ...
oleh janethes / Juni 17, 2020
Anak Enggan Berteman dengan Sebaya, Ini Kemungkiman Sebabnya
oleh janethes / Juni 17, 2020
Anak Enggan Berteman dengan Sebaya, Ini Kemungkiman Sebabnya
Ingin mengasah keterampilan sosial anak? ...
oleh janethes / Juni 17, 2020
Tips Merangsang Anak agar Doyan Sayur
oleh janethes / Juni 17, 2020
Tips Merangsang Anak agar Doyan Sayur
Anak Ibu maunya makan cuma ...
oleh janethes / Juni 17, 2020
Tes PCR untuk Pastikan Covid-19, Apa Bedanya dengan Rapid Antigen?
oleh janethes / Juni 17, 2020
Tes PCR untuk Pastikan Covid-19, Apa Bedanya dengan Rapid Antigen?
Anda berisiko terpapar virus corona ...
oleh janethes / Juni 17, 2020