Mengantisipasi Risiko Kehamilan di Usia 40-an
November 22, 2019 in Kehamilan
Hamil di usia 40-an memang ada risikonya. Tapi risiko-risiko itu bisa diantisipasi dengan sejumlah cara. Sebagai gambaran, tes genetik semakin umum dilakukan untuk wanita hamil dari segala usia. Pada wanita hamil usia 40-an, penyaringan dan pengujian genetik lebih menonjol. Menurut National Down Syndrome Society seperti dilansir Verywellfamily, satu dari 100 wanita di usia 40 memiliki peluang untuk melahirkan bayi dengan down sindrom, atau 1 persen. Angka itu melonjak menjadi satu dari 10 atau 10 persen pada usia 49 tahun.
Hasil tes mungkin mengatakan bahwa Anda menunjukkan risiko memiliki anak dengan down sindrom 0,5%. Ini akan dianggap sebagai negatif karena risiko Anda lebih baik daripada risiko statistik pada umumnya yaitu 1%. Jika tes mengatakan bahwa kehamilan Anda memiliki peluang satu dari 80 (lebih dari 1%) untuk menghasilkan bayi dengan down sindrom, hasil ini dianggap sebagai positif. Untuk diketahui, skrining genetik tidak memastikan bahwa bayi Anda akan memiliki masalah genetik. Itu hanya menghitung risiko disesuaikan dengan kelompok usia Anda. Tes genetik sangat bagus karena tidak menimbulkan risiko bagi ibu atau bayi, tapi memberi Anda gambaran yang akurat tentang genetika bayi Anda dan diagnosisnya.
Jika kehamilan ini bukan kehamilan bayi pertama Anda, risiko persalinan prematur lebih rendah dibanding ibu yang memiliki bayi pertama di atas usia 40. Ada keyakinan bahwa kehamilan di usia 40-an meningkatkan risiko seperti induksi persalinan atau kelahiran dengan prosedur caesar. Namun ini bisa dibicarakan dengan dokter atau bidan. Mendatangi ahli yang berpengalaman mungkin juga bisa membantu. Namun sikap Anda juga sangat penting. Afirmasi positif tentang kehamilam Anda, akan membantu menguatkan diri sendiri.
Angka kelahiran caesar untuk seorang wanita berusia akhir 20-an sekitar 26 persen, dan angka itu dua kali lipat menjadi 52 persen untuk wanita di atas 40. Ini bukan untuk mengatakan bahwa Anda benar-benar akan diinduksi atau harus menjalani operasi caesar, tetapi hanya bahwa itu menjadi lebih mungkin. Kesehatan Anda, dokter pilihan Anda, sedikit keberuntungan dan pilihan yang Anda buat seputar kehamilan akan berperan dalam hal itu.
Hal utama yang dikhawatirkan sebagian besar orang adalah kesehatan bayi. Bayi yang dihasilkan dari kehamilan di usia 40-an memang cenderung mengalami beberapa komplikasi. Kabar baiknya adalah dengan perawatan yang baik, kewaspadaan dan teknologi modern, sebagian besar bayi ini dilahirkan dengan sehat. Sekali lagi, penting untuk diingat bahwa peningkatan risiko komplikasi tidak sama dengan memastikan komplikasi tersebut terjadi.
Kamu mungkin tertarik dengan
Hamil Jadi Doyan Makan dan Ngemil, Harus Bagaimana?
oleh janethes / November 22, 2019
Hamil Jadi Doyan Makan dan Ngemil, Harus Bagaimana?
Selain rasa mual, ibu-ibu hamil ...
oleh janethes / November 22, 2019
Ini Lho… Pentingnya Menjaga Jarak Kehamilan
oleh janethes / November 22, 2019
Ini Lho… Pentingnya Menjaga Jarak Kehamilan
Ketika Anda dan suami/istri ...
oleh janethes / November 22, 2019
Program Hamil Tapi LDM? Ikuti Tips Ini
oleh janethes / November 22, 2019
Program Hamil Tapi LDM? Ikuti Tips Ini
Meskipun sudah menikah, ada beberapa ...
oleh janethes / November 22, 2019
Kemungkinan penyebab tak kunjung hamil
oleh janethes / November 22, 2019
Kemungkinan penyebab tak kunjung hamil
Sulit hamil tidak selalu disebabkan ...
oleh janethes / November 22, 2019
Tips untuk pengantin baru mengkondisikan kehamilan
oleh janethes / November 22, 2019
Tips untuk pengantin baru mengkondisikan kehamilan
Beberapa pasangan pengantin baru mungkin ...
oleh janethes / November 22, 2019
Mengelola Suasana Hati Ketika Si kecil tak Kunjung Hadir
oleh janethes / November 22, 2019
Mengelola Suasana Hati Ketika Si kecil tak Kunjung Hadir
Ketika buah hati yang didambakan ...
oleh janethes / November 22, 2019