Kapan Bayi Boleh Dipijat?
Januari 29, 2020 in Bayi
Pijat bayi atau infant massage memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan perkembangan si kecil. Berbeda dengan anggapan sebagian orang, bahwa pijat bayi hanya boleh dilakukan oleh tenaga profesional, pijat bayi juga bisa dilakukan sendiri oleh ibu di rumah. Untuk melakukannya, Ibu hanya perlu bertanya kapada para tenaga kesehatan di klinik tumbuh kembang anak, atau mencarinya di situs terpercaya di internet. Nah, sebenarnya kapan waktunya bayi boleh dipijat?
Pijat bayi memiliki banyak sekali manfaat. Yang pertama, tentu sentuhan dengan kulit Ibu, akan membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman. Pijatan pada bayi dapat merangsang sistem saraf pusat. Sentuhan fisik pada bayi akan merangsang otak bayi memproduksi lebih banyak endorfin dan serotonin, yaitu hormon yang dapat membuat perasaan lebih bahagia dan nyaman.
Pijat bayi akan memperbaiki sistem pencernaannya menjadi lebih lancar. Pijat terutama akan membantu saat bayi rewel karena gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sembelit, atau mengalami kolik. Si kecil akan merasa lebih nyaman setelah mendapatkan pijatan. Bayi yang mendapatkan pijatan secara berkala juga dapat tidur lebih nyenyak, serta memiliki siklus tidur lebih teratur.
Memperkuat bonding antara orangtua dan bayi. Pijat bayi merupakan cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan dan memperkuat hubungan emosional antara orangtua dan bayi. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan bahwa pijat bayi dapat mengurangi gejala depresi pascamelahirkan pada ibu.
Nah, kapan waktu yang tepat untuk memberikan pijat bayi? Menurut para ahli kesehatan, pada dasarnya bayi yang lahir cukup bulan sudah boleh diberi pijat begitu kondisinya stabil. Sementara untuk bayi yang lahir kurang bulan, maka pijat bayi harus menunggu beberapa waktu. Si kecil sebaiknya juga dalam keadaan terjaga, kenyang dan tidak sedang mengantuk. Tunggu hingga 45 menit, jika hendak memijat bayi setelah dia menyusu atau makan, agar si kecil tidak muntah.
Hindari memijat bayi saat dia lapar, atau menunjukkan tanda-tanda enggan untuk dipijat seperti gelisah, dan banyak merengek. Jangan pula membangunkan bayi yang sedang tidur hanya untuk dipijat, karena akan mengganggu kenyamanan bayi. Demikian pula saat bayi sedang sakit, demam misalnya. Bayi yang sakit sebaiknya dibawa dulu ke klinik kesehatan untuk dipastikan apakah memerlukan perawatan atau tidak.
Kamu mungkin tertarik dengan
Tips Menyusui Bayi Prematur
oleh janethes / Januari 29, 2020
Tips Menyusui Bayi Prematur
Banyak orangtua, terutama yang baru ...
oleh janethes / Januari 29, 2020
Tips Mengurangi Konsumsi Gula pada Anak
oleh janethes / Januari 29, 2020
Tips Mengurangi Konsumsi Gula pada Anak
Makanan manis memang menjadi primadona ...
oleh janethes / Januari 29, 2020
Bayi Suka Isap Jempol, Normalkah?
oleh janethes / Januari 29, 2020
Bayi Suka Isap Jempol, Normalkah?
Ekspresi lucu bayi atau balita ...
oleh janethes / Januari 29, 2020
Frekuensi Normal BAB Bayi dan Balita
oleh janethes / Januari 29, 2020
Frekuensi Normal BAB Bayi dan Balita
Ayah-Ibu, jangan terburu-buru panik jika ...
oleh janethes / Januari 29, 2020
Penyebab Kepala Bayi Peyang dan Tips Mengantisipasinya
oleh janethes / Januari 29, 2020
Penyebab Kepala Bayi Peyang dan Tips Mengantisipasinya
Pasti langsung galau rasanya kalau ...
oleh janethes / Januari 29, 2020
Tips Mengajarkan Bayi Berenang
oleh janethes / Januari 29, 2020
Tips Mengajarkan Bayi Berenang
Mengajarkan bayi berenang banyak manfaatnya. ...
oleh janethes / Januari 29, 2020